PRAMUKANEWS.ID — Dalam rangka mendorong inovasi, kreativitas, serta sinergi, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY) melantik pimpinan Badan Kelengkapan, Satuan Pendidikan, dan Organisasi Pendukung masa bakti 2025-2030.
Pelantikan dilaksanakan di Aula Kaca, Kompleks Bumi Perkemahan Taman Tunas Wiguna Babarsari Yogyakarta, bersamaan dengan rangkaian pembukaan Rapat Pleno Andalan, Sabtu, 24 Januari 2026.
Adanya lembaga di Kwarda DIY ini sebagai penguatan organisasi sekaligus mengotimalkan perannya dalam mendukung pengembangan Gerakan Pramuka di DIY.
Setidaknya ada 5 kepala dan 3 ketua sebagai pimpinan lembaga yang dilantik. yaitu Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kepramukaan Tingkat Daerah (Pusdiklatda); Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Gerakan Pramuka (Puslitban) Kwarda.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin); Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat dan Pramuka Peduli (Pusdimas PP); Ketua Sanggar Seni dan Budaya; Ketua Satuan Protokol; serta Ketua Satuan Pengawas Internal.
Ketua Kwarda DIY, Kak GKR Hayu dalam sambutannya usai pelantikan menegaskan bahwa visi misi yang telah ditetapkan dalam Musyawarah Daerah menjadi mandat organisasi yang harus diterjemahkan ke dalam program kerja nyata dan berdampak langsung bukan hanya di internal namun juga ke masyarakat luas.
Mewujudkan Pramuka yang Mandiri, Unggul, Berbudaya, dan Inovatif dijiwai Nilai-Nilai Keistimewaan Yogyakarta yang menjadi bagian dari Rencana Strategis akan menjadi panduan atau pedoman kepengurusan selama lima tahun ke depan.
Kak GKR Hayu menyampaikan bahwa Kwarda DIY menargetkan peningkatan signifikan kerja sama dengan berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta, guna mendukung keberlanjutan program dan kemandirian finansial organisasi.
“Di sisi lain, jati diri Pramuka DIY sebagai Pramuka yang Berbudaya diteguhkan melalui penguatan filosofi lokal Nyawiji, Greget, Sengguh, Ora Mingkuh,” ujarnya saat sambutan.
Dalam kesempatan tersebut, Kak GKR Hayu juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Badan Kelengkapan, Organisasi Pendukung, dan Satuan Pendidikan periode sebelumnya atas dedikasi, kerja keras, prestasi, dan pengabdian yang telah diberikan.
“Sinergi dan komitmen yang terbangun menjadi fondasi kuat bagi keberlanjutan pembinaan generasi muda,” tegasnya.
