PRAMUKANEWS.ID — Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara (Kwarda Kaltara) melaksanakan kunjungan dan silaturahmi ke sejumlah instansi strategis di empat kabupaten dan satu kota di Kaltara.
Kunjungan dilakukan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polres, Basarnas, hingga Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Nunukan sebagai langkah awal membangun sinergi kelembagaan dalam membantu masyarakat, khususnya menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di awal tahun 2026.
Hal ini menjadi salah satu upaya mengoptimalkan kembali peran Pramuka Peduli di Kaltara, agar lebih aktif terlibat dalam penanganan persoalan sosial, kemanusiaan, dan kebencanaan.
Melalui kerja sama lintas lembaga, Kwarda Kaltara berharap Pramuka Peduli dapat langsung terjun mendukung tugas-tugas di lapangan.
Sekretaris Pramuka Peduli Kwarda Kaltara, Kak Abdulah dalam keterangannya menyebutkan bahwa tujuan utama kunjungan tersebut adalah memperkuat silaturahmi sekaligus membangun sinergitas gerakan Pramuka dengan para pemangku kepentingan.
“Tujuan utama kami adalah silaturahmi dan juga ingin melakukan sinergitas gerakan Pramuka dengan BP2MI. Polres juga sudah setuju dan tinggal menunggu waktu,” ujarnya pada Kamis, 8 Januari 2026.
Ia menegaskan, Pramuka Peduli memiliki satuan tugas yang siap dikerahkan kapan pun dibutuhkan. Satgas ini disiapkan untuk membantu masyarakat serta mendukung aparat dalam situasi darurat maupun kegiatan kemanusiaan.
“Kami ini Satgas Pramuka Peduli. Ketika dibutuhkan kami siap. Kepengurusan baru ingin membuktikan bahwa kami bisa bersama-sama membantu permasalahan di dalam dan luar negeri melalui Pramuka Peduli,” tegasnya.
Selain penanganan bencana, Pramuka Peduli Kaltara juga menjalankan tiga fokus utama, yakni pengembangan sumber daya manusia, penanggulangan bencana, dan pelestarian lingkungan hidup.
Program tersebut mencakup peningkatan keterampilan anggota dan masyarakat, pembentukan relawan siaga bencana, hingga kegiatan penanaman pohon dan pengelolaan sampah.
Aksi ini juga sejalan dengan arahan Ketua Kwarda Kaltara, Kak Rahmawati, serta instruksi Ketua Kwartir Nasional, Kak Budi Waseso, yang mendorong penguatan peran Pramuka dalam isu-isu kemanusiaan dan kebencanaan di berbagai daerah.
Dari hasil kunjungan ke BPBD, Basarnas, Polres, dan BP2MI, seluruh pihak menyambut baik inisiatif Kwarda Kaltara untuk menghidupkan Pramuka Peduli seperti di wilayah lain di Indonesia. Bahkan, seluruh stakeholder menyatakan keinginan agar kerja sama tersebut bisa segera terjalin.
Hal itu dinilai penting, mengingat saat ini Kaltara tengah menghadapi berbagai ancaman bencana hidrometeorologi yang memerlukan tambahan tenaga relawan dan dukungan lapangan.
Ke depan, pihak Kwarda Kaltara akan segera menindaklanjuti hasil kunjungan tersebut dengan pertemuan lanjutan bersama kepolisian dan BPBD tingkat provinsi untuk merumuskan bentuk kerja sama yang lebih konkret.
“Kami berharap kerja sama ini bisa terjalin dalam jangka pendek maupun jangka panjang, sehingga Pramuka Peduli benar-benar bisa hadir dan membantu masyarakat ketika dibutuhkan,” pungkasnya. (*)
