PRAMUKANEWS.ID — Integritas dan etika menjadi sorotan utama dalam penyerahan Piagam Pramuka Garuda Golongan Penggalang Angkatan Ketiga MTsN 6 Tabalong Tahun 2025 bertempat di sekretariat Pramuka Matsanata, Jumat, 10 April 2026.
Penghargaan tertinggi di tingkat Penggalang tersebut diserahkan langsung oleh Kak Fauzan kepada para anggota yang telah menuntaskan masa ujian karakter.
Penyerahan penghargaan bergengsi ini dilakukan langsung oleh Kak Fauzan. Namun, ada yang berbeda dalam prosesi kali ini. Piagam tersebut tidak langsung diberikan saat para peserta dinyatakan lulus seleksi pada tahun 2025 lalu, melainkan sengaja ditahan selama satu masa bakti kepengurusan.
Kebijakan penahanan piagam ini bukan tanpa alasan. Pengurus memiliki visi besar untuk memastikan bahwa predikat “Garuda” bukan sekadar lencana di baju, melainkan tercermin dalam tindakan nyata.
Selama masa tunggu tersebut, para calon Pramuka Garuda diuji konsistensinya dalam melatih kedisiplinan serta menjaga etika kelakuan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Piagam ditahan sementara untuk melatih kesabaran, membiasakan kedisiplinan yang konsisten, serta memastikan etika perilaku peserta tetap terjaga sebelum resmi menyandang gelar Garuda.
Prosesi penyerahan, di mana Kak Fauzan memberikan pesan agar para penerima tetap menjadi teladan bagi adik-adik tingkatnya meski masa tugas purna kepengurusan mereka telah habis.
“Penghargaan ini adalah hasil dari keteguhan hati kalian. Dengan menunggu satu masa bakti, adik-adik telah membuktikan bahwa kedisiplinan bukan hanya soal aturan, tapi soal kebiasaan hidup,” ujar Kak Fauzan
Dengan diserahkannya piagam ini, diharapkan para Pramuka Garuda Angkatan III Matsanata dapat terus membawa nama baik pangkalan, menjadi sosok pemimpin yang berintegritas di masa depan, dan tidak mengecewakan harapan para pengurus gugus depan MTsN 6 Tabalong.
