PRAMUKANEWS.ID — Kak Destita Khairilisani resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Bengkulu masa bakti 2026–2031.
Anggota DPD RI dari daerah pemilihan Bengkulu tersebut membawa semangat baru melalui tagline Pramuka Bergerak, Berdampak, Bersama Bantu Rakyat.
Kak Destita terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) VIII Gerakan Pramuka Bengkulu Tahun 2026 yang digelar di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Bengkulu, Rabu, 28 Oktober 2026.
Kepemimpinan baru ini diharapkan memperkuat peran Gerakan Pramuka Bengkulu dalam membentuk karakter generasi muda, meningkatkan kepedulian sosial, serta mendukung pembangunan daerah dan nasional.
Usai terpilih secara aklamasi, Kak Destita menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Gerakan Pramuka di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin organisasi selama lima tahun ke depan.
Menurutnya, dukungan dan kolaborasi seluruh anggota menjadi modal utama untuk memperkuat organisasi sekaligus menghadirkan program kepramukaan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Terima kasih atas kesempatan dan dukungan yang diberikan. Saya tidak bisa berdiri di sini tanpa bantuan, dukungan, dan doa restu dari kakak-kakak semua. Saya memohon dukungan dan kerja sama agar kita dapat bergerak bersama untuk memberikan dampak melalui kegiatan Pramuka,” ujar Kak Destita.
Dalam pemaparan visi kepemimpinannya, Kak Destita menargetkan Gerakan Pramuka Bengkulu menjadi organisasi yang mampu melahirkan generasi muda berintegritas, mandiri, inovatif, berkarakter mulia, serta memiliki daya saing.
Ia menilai pembinaan kepramukaan perlu terus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar Pramuka. Selain membentuk karakter, kegiatan kepramukaan juga perlu diselaraskan dengan program pemerintah daerah dan agenda pembangunan nasional.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Kak Destita menetapkan tiga misi utama. Pertama, mengimplementasikan nilai-nilai Dharma Pramuka untuk mendukung program strategis pembangunan nasional sekaligus membentuk pemimpin masa depan yang berkualitas, berintegritas, dan berlandaskan Pancasila.
Kedua, memperkuat tata kelola organisasi yang profesional dengan tetap berpegang pada prinsip-prinsip dasar kepramukaan. Ketiga, meningkatkan aktivitas Pramuka melalui kegiatan sosial, kesiapsiagaan bencana, pengembangan kewirausahaan, serta pemanfaatan teknologi informasi secara berkelanjutan.
Melalui arah kebijakan tersebut, Gerakan Pramuka diharapkan tidak hanya menjadi wadah pembinaan generasi muda, tetapi juga mampu berkontribusi dalam menjawab berbagai tantangan sosial di Provinsi Bengkulu.
Untuk menerjemahkan visi dan misi ke dalam program nyata, Kak Destita memaparkan tiga prioritas yang akan dikembangkan selama masa kepemimpinannya.
1. Memperkuat karakter dan semangat bela negara
Program ini diarahkan pada penanaman nilai-nilai Pancasila yang dipadukan dengan kearifan lokal Bengkulu. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan rasa cinta tanah air, memperkuat identitas daerah, serta membentuk generasi muda yang memiliki tanggung jawab terhadap bangsa dan negara.
2. Mengoptimalkan sarana dan bumi perkemahan
Kak Destita juga menaruh perhatian pada pengembangan sarana perkemahan yang terintegrasi dengan tata kelola kelembagaan secara profesional dan berkelanjutan.
Optimalisasi fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan pendidikan kepramukaan, pembentukan karakter, serta pengembangan keterampilan anggota Pramuka di Bengkulu.
3. Memperluas kolaborasi lintas sektor
Program berikutnya adalah memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan.
Kolaborasi ini diarahkan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia, terutama generasi muda, sekaligus memperluas manfaat kegiatan Pramuka di bidang sosial, kemanusiaan, dan pemberdayaan masyarakat.
Kak Destita menegaskan, kerja sama lintas sektor menjadi salah satu kunci agar program kepramukaan tidak hanya berfokus pada kegiatan internal organisasi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Menurut Kak Destita, Gerakan Pramuka harus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan yang relevan dengan kebutuhan warga, mulai dari aksi sosial hingga kesiapsiagaan menghadapi bencana.
“Pramuka harus bergerak dan memberikan dampak. Dampak yang ingin kita raih adalah bagaimana kita bersama-sama membantu rakyat, khususnya masyarakat Provinsi Bengkulu,” tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh jajaran Gerakan Pramuka di Provinsi Bengkulu untuk menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, dan membangun kerja sama dalam menjalankan agenda organisasi.
Dengan kepemimpinan Kak Destita, Kwarda Bengkulu diharapkan semakin berperan dalam membina generasi muda yang berkarakter, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta mendukung pembangunan berkelanjutan.
Kak Destita menekankan bahwa keberhasilan program selama lima tahun mendatang tidak hanya bergantung pada kepengurusan, tetapi juga pada partisipasi dan semangat kebersamaan seluruh anggota.
Melalui semangat bergerak, berdampak, dan bersama membantu rakyat, Gerakan Pramuka Bengkulu diarahkan menjadi organisasi yang adaptif, produktif, serta semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.
