Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Cilodong menyelenggarakan Penilaian Calon Pramuka Garuda Golongan Penggalang pada Sabtu, 24 Oktober 2026 di SMP Negeri 6 Kota Depok, Jawa Barat.
Kegiatan dibuka oleh Kak Abdul Arief, M.Pd., selaku Wakil Ketua Kwarran Bidang Pembinaan Anggota Muda (Waka Binamuda) sekaligus Kepala SD Negeri Cilodong 2, Kota Depok.
Delapan pangkalan yang mengirimkan peserta meliputi SMP Negeri 31 Kota Depok, SMP Negeri 6 Kota Depok, MTs Al Jihad Kota Depok, dan MTs Negeri 1 Kota Depok. Peserta lainnya berasal dari MTs Hayatul Ilmi Kota Depok, MTs Ar Ridho Kota Depok, SMP Budi Cendekia Islamic School Kota Depok, serta SMP Islam Terpadu Tri Sukses Kota Depok.
Kak Tonny Setiawan, S.Pd., selaku Andalan Ranting Urusan Penggalang, menjelaskan bahwa penilaian ini dilaksanakan untuk mengukur sekaligus memastikan bahwa setiap calon Pramuka Garuda telah memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan.
Aspek yang dinilai meliputi pemahaman keagamaan, keterampilan kepramukaan, wawasan kebangsaan, serta kecakapan dalam praktik. Melalui proses tersebut, kompetensi dan kemampuan peserta dievaluasi sebagai salah satu tahapan untuk memperoleh predikat Pramuka Garuda.
Sejumlah kompetensi yang diujikan meliputi praktik ibadah, bacaan doa, pemahaman nilai-nilai keagamaan, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), serta keterampilan simpul dan ikatan.
Peserta juga diuji dalam penguasaan sandi Morse dan semaphore, kemampuan menjelaskan materi, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Pramuka, dan tiga lagu nasional. Selain itu, kemampuan berenang dan sejumlah kompetensi lainnya turut menjadi bagian dari rangkaian penilaian calon Pramuka Garuda Golongan Penggalang.
Sebanyak 124 peserta dari delapan pangkalan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Kecamatan Cilodong, Kota Depok, mengikuti kegiatan tersebut. Dari hasil penilaian, 122 peserta dinyatakan memenuhi syarat, sementara dua peserta lainnya belum memenuhi kriteria yang ditetapkan.
122 peserta yang dinyatakan memenuhi syarat terdiri atas 41 Pramuka Penggalang putra dan 81 putri. Hasil tersebut menunjukkan bahwa mayoritas peserta telah memenuhi kriteria berdasarkan proses penilaian yang dilaksanakan.
Capaian ini menjadi bagian dari pembinaan anggota muda untuk meningkatkan kecakapan, kemandirian, kedisiplinan, dan tanggung jawab melalui Gerakan Pramuka.
Salah satu peserta, Hezarel Arsya Elhoudi Lubis dari SMP Budi Cendekia Islamic School Kota Depok, mengungkapkan bahwa penilaian tersebut menjadi pengalaman menyenangkan sekaligus membanggakan baginya.
Ia juga merasakan bahwa kegiatan ini mempererat hubungan antarpeserta dan menumbuhkan rasa kekeluargaan. Pengalaman tersebut menjadi kenangan berharga sekaligus motivasi untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan dalam kepramukaan.
Melalui penilaian ini, Kwarran Cilodong berupaya memastikan calon Pramuka Garuda Golongan Penggalang memenuhi kompetensi sesuai persyaratan yang berlaku. Kegiatan ini sekaligus memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengukur kemampuan dan memperkuat pengamalan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.
Proses pembinaan tersebut diharapkan dapat mendorong anggota Pramuka untuk terus meningkatkan kecakapan dan karakter hingga mencapai predikat Pramuka Garuda.
