PRAMUKANEWS.ID — Badan Narkotika Nasional Kabupaten Purbalingga turut serta dalam Carnival 2026 dengan nomor urut A-08 yang dilaksanakan pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
Di bawah komando Kasubbag Umum, Kak Tony Gunawan, S.IP, dalam momentum ini kontingen BNN berkolaborasi dengan Desa Binangun Kecamatan Mrebet sebagai salah satu Desa Bersinar binaan BNN Purbalingga yang secara konsisten berperan dalam operasionalisasi Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM)
Kolaborasi ini jadi bukti bahwa upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak hanya melalui penindakan, tetapi pemberdayaan masyarakat, penguatan ketahanan keluarga, serta pelibatan generasi muda dan masyarakat desa.
Dan hari ini, semangat tersebut dipadukan dengan kekayaan budaya lokal. Dengan penuh kebanggaan, BNNK Purbalingga bersama Desa Binangun mempersembahkan tari kreasi tradisional Jawa yaitu Tari Lenggok Banyumasan yang dinamis, lincah, dan penuh sukacita.
Bersama senyuman tari ini kami membawa pesan jujur yang mencerminkan hangatnya jiwa rakyat yang merdeka, ceria, dan terus bersatu dalam keberagaman. Sebuah persembahan budaya Tari Lenggok Banyumasan membawa pesan kepada masyarakat Purbalingga untuk terus melangkah melestarikan budaya.
“Karena kami percaya, budaya yang kuat akan melahirkan masyarakat yang kuat. Masyarakat yang kuat adalah fondasi bagi Purbalingga yang bersih dari narkoba,” demikian disampaikan.
Dari Desa Binangun, membawa sebuah pesan sederhana bahwa narkoba bukanlah bagian dari budaya yang kita wariskan kepada generasi penerus adalah seni, budaya, gotong royong, kreativitas, dan semangat untuk berprestasi.
Oleh karena itu, BNN Kabupaten Purbalingga bersama Desa Binangun terus mendorong lahirnya generasi muda yang mampu menjadi pelopor dan penggerak P4GN di lingkungan masyarakat
Sebagai simbol dari semangat kolaborasi tersebut, pada kesempatan ini, Pimpinan Saka Anti Narkoba, Kak Awan Pratama, S.IP mempersembahkan cikal atau buah kelapa kepada Bupati Purbalingga
Cikal memiliki filosofi sebagai awal dari sebuah pertumbuhan dan kehidupan. Dan dari proses pembinaan serta pemberdayaan masyarakat yang telah berjalan, hari ini BNNK Purbalingga membawa sebuah langkah baru.
BNNK Purbalingga telah membentuk Saka Anti Narkoba, sebuah wadah yang diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar, bergerak, berkarya, dan menjadi pelopor dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba.
“Karena kami ingin memastikan bahwa perang melawan narkoba bukan hanya menjadi tugas pemerintah tetapi menjadi gerakan bersama seluruh masyarakat, termasuk generasi muda, ” tegas BNNK Purbalingga.
