AMBON — Bertempat di ruang kerja Gubernur Maluku, Kak Hendrik Lewerissa selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) menerima audiensi jajaran pengurus Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Maluku, Kamis, 8 Agustus 2026.
Gubernur didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku, Kak Sandi Wattimena menerima Sekretaris Kwarda Maluku Kak Saiful Almaskaty, Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat (Abdimas) Kak Saul Saleky, beserta tim lainnya.
Dalam audiensi ini, Kwarda Maluku menyampaikan laporan perkembangan kegiatan yang akan dilaksanakan yaitu partisipasi di Jambore Nasional XII di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur.
Kak Saiful Almaskaty dalam laporannya menyebutkan bahwa seluruh kontingen daerah telah diberangkatkan menuju Cibubur melalui jadwal transportasi yang disesuaikan dengan kondisi geografis Maluku sebagai daerah kepulauan.
Ia menegaskan, bahwa Kwarda terus melakukan koordinasi dengan pimpinan kontingen, kwartir cabang, dan pihak terkait agar seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan Jambore Nasional dengan baik hingga kembali ke daerah masing-masing.
Menanggapi laporan tersebut, Gubernur Maluku memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kwarda yang telah bekerja keras mempersiapkan dan memberangkatkan kontingen dari berbagai kabupaten dan kota di Maluku.
Menurutnya, keberangkatan peserta merupakan awal dari tanggung jawab besar yang harus terus dikawal hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Kamabida menegaskan bahwa Kwarda Maluku harus terus memberikan perhatian dan pendampingan kepada seluruh kontingen selama berada di Cibubur.
“Meskipun kontingen telah diberangkatkan, tugas Kwartir Daerah belum selesai. Terus kawal dan pastikan seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan baik hingga kembali ke daerah masing-masing dalam keadaan sehat, aman, dan membawa pengalaman yang bermanfaat,” ujar Kak Hendrik Lewerissa.
Pihaknya juga mengingatkan bahwa seluruh peserta, pembina, dan pimpinan kontingen merupakan duta Maluku yang membawa nama baik daerah di tingkat nasional.
Oleh karena itu, mereka diharapkan mampu menunjukkan disiplin, karakter, semangat persaudaraan, serta prestasi yang mencerminkan nilai-nilai Gerakan Pramuka.
Kamabida berharap, seluruh kontingen Maluku menjaga nama baik Provinsi Maluku, menjunjung tinggi nilai-nilai kepramukaan, membangun persahabatan dengan peserta dari seluruh Indonesia, dan memberikan yang terbaik selama mengikuti Jambore Nasional.
“Jadikan kesempatan ini sebagai pengalaman berharga untuk membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan,” pesannya.
Selain membahas perkembangan Jambore Nasional, audiensi juga dimanfaatkan untuk melaporkan rencana pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) 2026 Gerakan Pramuka Maluku.
Dalam kesempatan tersebut, Kwarda menyampaikan bahwa tahapan persiapan Musda terus berjalan sesuai mekanisme organisasi dan akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
Menanggapi hal itu, Gubernur Maluku menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Musda sebagai forum tertinggi Gerakan Pramuka di tingkat daerah.
Menurutnya, Musda merupakan momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi, mengevaluasi program kerja, serta menentukan arah kepemimpinan Gerakan Pramuka Maluku pada masa bakti berikutnya.
Sebagai Kamabida, Kak Hendrik Lewerissa berharap Musda dapat berlangsung dengan tertib, demokratis, serta mengedepankan semangat musyawarah dan persatuan.
Ia juga menilai Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda Maluku yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat.
“Kami mendukung sepenuhnya pelaksanaan Musda. Semoga Musda menghasilkan keputusan-keputusan terbaik bagi kemajuan Gerakan Pramuka Maluku dan semakin memperkuat sinergi antara Pramuka dengan Pemerintah Provinsi Maluku dalam membina generasi muda,” katanya. (**)
