PRAMUKANEWS.ID — Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega tingkat Cabang (DKC) Kota Yogyakarta mengadakan kegiatan Technical Meeting Recruitment anggota Bakti 2025–2030 pada Kamis, 30 Januari 2026.
Kegiatan yang merupakan rangkaian dari tahapan rekrutmen anggota tersebut berlangsung pukul 19.30 sampai dengan 20.30 WIB ini dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting.
Technical meeting dipandu oleh Kak Alya Puspaningrum sebagai moderator. Seluruh materi dalam Technical Meeting disampaikan langsung oleh Kak Luqman Abdul Muluk Sitorus, Ketua DKC Kota Yogyakarta terpilih masa bakti 2025-2030.
Dalam paparannya, Kak Luqman menjelaskan secara menyeluruh terkait ketentuan, alur, serta mekanisme seleksi yang akan dijalani oleh para peserta.
Lebih lanjut, Kak Luqman memaparkan rangkaian kegiatan seleksi yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Januari 2026 hingga 1 Februari 2026.
Tahapan seleksi tersebut akan dilaksanakan secara langsung dengan sistem menginap di Aula Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Yogyakarta.
Pada kesempatan yang sama, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai perlengkapan dan kebutuhan pribadi yang wajib dipersiapkan selama mengikuti proses seleksi.
Selain penjelasan teknis, Kak Luqman juga menyampaikan pesan terkait nilai-nilai yang perlu dijunjung selama proses rekrutmen berlangsung.
Pihaknya menegaskan bahwa persaingan hendaknya dimaknai sebagai upaya menunjukkan kapasitas diri, bukan sebagai alasan untuk saling menjatuhkan, sehingga etika, kebersamaan, dan sikap saling menghargai tetap terjaga.
Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Selanjutnya, peserta mengikuti sesi perkenalan dan diskusi antar peserta sebagai langkah awal membangun komunikasi serta keakraban sebelum memasuki tahapan seleksi berikutnya.
Melalui technical meeting ini, peserta diharapkan memiliki pemahaman yang utuh dan menyeluruh mengenai pelaksanaan Open Recruitment DKC Kota Yogyakarta Masa Bakti 2025–2030, sekaligus menanamkan nilai kebersamaan, sportivitas, dan etika organisasi sebagai landasan dalam mengikuti setiap tahapan seleksi.
