PRAMUKANEWS.ID — Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega tingkat Daerah (DKD) Lampung mendorong agar program nasional Pramuka Penegak dan Pandega benar-benar berdampak hingga ke tingkat gugus depan.
Dorongan itu disampaikan dalam Sidang Paripurna Nasional (Sidparnas) 2026 yang diselenggarakan di kompleks Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta, 23-25 Januari 2026.
Ketua DKD Lampung Kak Surohit bersama Wakil Ketua Kak Nindi Tiara menjadi delegasi dalam kegiatan ini. Mereka membawa aspirasi daerah agar kebijakan nasional tidak berhenti di level pusat. Namun, menyentuh kebutuhan anggota di akar rumput.
Menurut Kak Surohit, evaluasi program 2025 menjadi pijakan penting. Karena itu, penyusunan program 2026 harus berbasis kemanfaatan nyata dan berkelanjutan. Bukan sekadar seremonial.
“Kami ingin memastikan bahwa program yang disahkan melalui Sidparnas 2026 benar-benar berdampak, bukan hanya dirasakan oleh peserta kegiatan nasional, tetapi juga mengalir manfaatnya sampai ke Penegak dan Pandega di tingkat ranting dan gugus depan,” kata Kak Surohit.
Ia menegaskan, ukuran keberhasilan program nasional tidak cukup dilihat dari pelaksanaan kegiatan. Namun, dari sejauh mana manfaatnya dirasakan merata di daerah. Termasuk di Provinsi Lampung.
“Kita mendorong adanya pemerataan dan standarisasi kualitas pembinaan Penegak Pandega. Inovasi program dan kebijakan nasional harus adaptif dan mudah diterapkan di daerah, meski tidak semua anggota memiliki kesempatan mengikuti kegiatan di tingkat nasional secara langsung,” ungkapnya.
Bahkan, lanjut Kak Surohit, program nasional harus bisa diimplementasikan di daerah. Manfaatnya pun harus dirasakan oleh seluruh Penegak dan Pandega, tanpa terkecuali.
“Target kita adalah pembinaan yang adil dan merata,” urainya.
Karena itu, Sidparnas 2026 diharapkan melahirkan terobosan baru. Program yang lebih inklusif. Berorientasi pada penguatan soft skill. Serta pengabdian masyarakat yang relevan dengan tantangan zaman.
“Dengan kehadiran DKD Lampung yang konsisten menyuarakan peran strategis pemuda dalam pembangunan karakter bangsa secara berkelanjutan, arah gerak Pramuka Penegak Pandega Indonesia pada 2026 diharapkan semakin tajam, progresif, dan berdampak luas,” tandasnya.
Sidparnas Pramuka Penegak dan Pandega 2026 sendiri menjadi forum tertinggi pengambilan keputusan tingkat nasional. Kegiatan ini dibuka Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Kak Budi Waseso didampingi jajaran pimpinan.
