PRAMUKANEWS.ID — Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara (Kwarda Kaltara), Kak Rahmawati Zainal menandatangani Memorandum of Undestranding (MoU) dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara terkait program 1.000 Pramuka Garuda.
Penandatanganan MoU tersebut berlangsung dalam rangkaian Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2026 Kwarda Kaltara yang digelar pada Selasa, 24 April 2026 di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur Kaltara.
Kesepakatan antara Kwarda dengan Disdikbud Kaltara ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran Pramuka di dunia pendidikan melalui kolaborasi lintas sektor.
Program ini ditujukan untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung lahirnya Pramuka Garuda di semua jenjang, mulai dari SD/MI hingga SMA/SMK/MA.
Selain itu, dilakukan pula kerja sama dengan Universitas Kalimantan Utara (Unikaltar) dalam penerimaan mahasiswa baru melalui jalur prestasi Pramuka Garuda.
Dalam sambutannya, Kak Rahmawati menegaskan bahwa Pramuka Garuda kini menjadi kebutuhan penting dalam pembinaan generasi muda.
“Pramuka Garuda bukan sekadar prestasi tambahan, tapi menjadi kebutuhan bagi generasi muda kita,” ujar Kak Rahmawati.
Pihaknya menambahkan bahwa Pramuka Garuda akan mendapatkan kesempatan mengikuti kegiatan tingkat nasional hingga internasional.
“Mereka akan kita dorong mendapat prioritas pendidikan dan kesempatan lebih luas,” imbuhnya.
Kak Rahmawati menyampaikan, hingga tahun 2025 jumlah anggota Pramuka di Kaltara mencapai 24.952 anggota muda dan 2.451 anggota dewasa, melampaui target pertumbuhan sebesar 20 persen.
Tidak hanya fokus pada pendidikan, Pramuka Kaltara juga aktif dalam aksi kemanusiaan. Mulai dari membantu pekerja migran di Nunukan hingga turun langsung saat banjir melanda Sembakung.
Selain itu, Kak Rahmawati juga menegaskan, keterbatasan anggaran tidak menjadi hambatan dalam pengembangan Pramuka dengan tetap kreatif dan memperkuat kolaborasi. *
