PRAMUKANEWS.ID — Saka POM di Bima turut ambil bagian dalam Perkemahan Antar Satuan Karya Pramuka (Peransaka) Tingkat Nasional yang diselenggarakan di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, pada 2 sampai dengan 9 November 2025.
Keikutsertaan ini diwakili oleh Ketua Majelis Pembimbing Saka POM Bima, Kak Adjis Sandjaya, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan peran Pramuka dalam membangun generasi muda yang berkarakter dan berdaya saing.
Kegiatan Peransaka Tingkat Nasional tahun 2025 diikuti oleh sebanyak 3.224 peserta dari seluruh Indonesia. Peserta terdiri atas 1.724 Pramuka Penegak dan Pandega yang berasal dari 34 provinsi se-Indonesia, serta 1.500 Pramuka Penegak dan Pandega dari 6 kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo sebagai tuan rumah.
Ribuan peserta tersebut mengikuti rangkaian kegiatan edukatif, kreatif, dan kolaboratif yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan, kepemimpinan, serta kepedulian sosial.
Peransaka Nasional tahun ini mengusung tema “Pramuka Penuh Karya Menuju Indonesia Jaya”, yang mencerminkan semangat Pramuka untuk terus berkarya dan berkontribusi nyata bagi bangsa.
Tema tersebut sejalan dengan peran Saka POM dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap keamanan obat dan makanan di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Kak Komjen Pol (Purn) Budi Waseso, mengajak seluruh peserta untuk mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh dan penuh semangat.
Ia menekankan pentingnya menghidupi slogan kegiatan, yakni “CAKAP (Ceria, Asyik, Kreatif, Aktif, dan Peduli)”, sebagai bekal membentuk karakter Pramuka yang adaptif dan berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar.
Keikutsertaan Saka POM Bima dalam Peransaka Nasional ini menjadi momentum strategis untuk memperluas jejaring, menguatkan peran edukatif Saka POM, sekaligus menumbuhkan semangat generasi muda agar terus berkarya, berkontribusi, dan peduli terhadap kesehatan serta keselamatan masyarakat secara berkelanjutan.
Melalui ajang nasional ini, Saka POM Bima juga diharapkan semakin dikenal, mampu berbagi praktik baik, serta menjadi agen perubahan yang aktif dalam menyebarluaskan informasi keamanan obat dan makanan di tengah masyarakat.
