PRAMUKANEWS.ID — Anggota Saka Dirgantara menghadiri kegiatan talk show bertema Pandu Tionghoa dalam rangkaian acara Pekan Kebudayaan Tionghoa Yogyakarta pada Kamis, 25 Februari 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk partisipasi generasi muda dalam mengenal dan memahami keberagaman budaya di Yogyakarta.
Talk show menghadirkan Kak Suherman sebagai pengisi materi. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan sejarah dan perkembangan Pandu Tionghoa di Indonesia, mulai dari latar belakang berdirinya, nilai-nilai yang dijunjung, hingga peranannya dalam membentuk karakter generasi muda pada masanya.
Penjelasan yang disampaikan secara runtut dan menarik membuat para peserta semakin memahami kontribusi komunitas Tionghoa dalam perjalanan kepanduan di Indonesia.
Setelah sesi talk show, kegiatan dilanjutkan dengan berkeliling Museum Pandu Tionghoa Yogyakarta. Para anggota Saka Dirgantara berkesempatan melihat langsung berbagai koleksi bersejarah, seperti dokumentasi kegiatan kepanduan, seragam, atribut, hingga arsip yang menggambarkan semangat persatuan lintas budaya.
Melalui kegiatan ini, anggota Saka Dirgantara tidak hanya menambah wawasan sejarah, tetapi juga memperkuat sikap toleransi serta penghargaan terhadap keberagaman budaya.
Kehadiran dalam acara ini menjadi bukti bahwa Pramuka sebagai gerakan kepanduan senantiasa menjunjung tinggi nilai persaudaraan, persatuan, dan kebhinekaan.
Partisipasi dalam kegiatan kebudayaan seperti ini diharapkan dapat terus menumbuhkan semangat belajar lintas budaya serta memperluas cakrawala berpikir generasi muda di tengah keberagaman Indonesia.
