PRAMUKANEWS.ID — Gugus Depan Pangkalan SMAN 9 Surabaya menggelar Talent Adventure Rally and Knowledge Achievement (Taraka) 2K26 dalam rangka pembinaan karakter dan jiwa nasionalisme.
Kegiatan digelar selama dua hari, 31 Januari 2026 dan 1 Februari 2026 yang melibatkan Pramuka Penggalang se-Jawa Timur, dengan pendekatan edukatif, kompetitif, dan berorientasi pada pembentukan karakter.
Kepala SMAN 9 Surabaya Kak Tri Kurniawati selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan dalam keterangannya menegaskan bahwa Tarara tidak semata lomba, tetapi sarana strategis dalam membentuk generasi muda yang tangguh secara mental dan sosial.
“Taraka 2K26 bertujuan meningkatkan keterampilan kepramukaan sekaligus membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, dan kerja sama,” ujar Kak Tri, Minggu, 1 Februari 2026.
Pihaknya berharap kegiatan tersebut bisa menjawab tantangan era modern yang serba digital terhadap para remaja, sekaligus guna melahirkan Pramuka Penggalang yang mandiri, sportif, serta memiliki semangat nasionalisme yang kuat.
Dua hari pelaksanaan Taraka dibagi dengan pembagian jenjang peserta. Hari pertama, Sabtu, 31 Januari 2026, diikuti Pramuka Penggalang tingkat SD/MI/Sederajat, sedangkan hari kedua, Minggu, 1 Februari 2026, diikuti peserta tingkat SMP/MTs/Sederajat.
Kak Muhammad Royhan, Wakil Kepala SMAN 9 Surabaya Bidang Kesiswaan menyebutkan, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antar pangkalan Pramuka dari berbagai daerah.
Ia berharap Taraka menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan dan bakat yang mereka miliki.
Sejumlah mata lomba dalam Taraka 2K26 dirancang untuk mengasah ketangkasan, kecerdasan, dan kekompakan regu. Di antaranya Mini Pionering, Sandi Morse dan Semaphore, Scout Intelligence, LKBB-T, serta KIM (Kemampuan Indera Manusia).
Setiap mata lomba menuntut kerja sama, ketepatan berpikir, serta sportivitas. Suasana kompetisi berlangsung meriah namun tetap kondusif, dengan dukungan pembina dan bindamping yang memberi semangat dari luar arena.
Apresiasi juga datang dari Kak Syaiful Bachri, Plh Komite SMAN 9 Surabaya sekaligus Ketua Komnas Anak Surabaya. Ia menilai kegiatan kepramukaan seperti TARAKA memiliki peran penting di tengah tantangan era digital.
“Kegiatan Pramuka yang diselenggarakan oleh gugus SMAN 9 harus dilanjutkan dan dikembangkan dengan semangat gotong royong, kebersamaan, cinta bela negara, disiplin, dan tanggung jawab,” ujarnya.
Menurutnya, Pramuka menjadi salah satu pilar penting dalam perlindungan anak dan pembentukan karakter kebangsaan. Terlebih sudah banyak kasus-kasus kenakalan hingga radikalisme yang menyasar para remaja beberapa waktu terakhir.
“Di tengah gempuran media digital tanpa batas, Pramuka menjadi pilar dalam perlindungan generasi muda dan bela bangsa,” imbuhnya.
Pelaksanaan Taraka 2K26 menegaskan posisinya bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang aman dan positif bagi remaja untuk tumbuh, belajar, dan berinteraksi secara sehat.
Dengan menggabungkan nilai kepramukaan, kompetisi, dan kebersamaan, TARAKA menjadi contoh konkret bagaimana pendidikan karakter dapat berjalan selaras dengan tantangan zaman. **
