PRAMUKANEWS.ID — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Karimun, Kepulauan Riau menggelar Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) sebagai upaya untuk menjawab tantangan era teknologi.
Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Kwartir Tebing ini dibuka secara resmi pada Sabtu, 17 Januari 2026, dengan visi besar mencetak pembina yang profesional dan melek digital.
KMD Kwarcab Karimun tahun 2026 ini diikuti oleh 32 peserta dari berbagai Kwartir Ranting seperti Tebing, Moro, dan Kundur Barat, dan akan berlangsung hingga 22 Januari 2026 mendatang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pembina di pangkalan masing-masing.
Ketua Penyelenggara KMD Kwarcab Karimun Kak Taufik Darmawan Sahyuti Damanik dalam keterangannya menyebutkan bahwa kursus ini juga menjadi wadah silaturahmi sekaligus proses pendidikan untuk meningkatkan kompetensi anggota dewasa agar lebih kreatif dan berkarakter.
Kak Abdullah, Ketua Harian Kwarcab Karimun menegaskan, bahwa Pramuka Indonesia terus bertransformasi. Salah satu buktinya adalah keterlibatan aktif dalam JOTA-JOTI (Jamboree On The Air & Jamboree On The Internet), ajang internasional yang menghubungkan Pramuka sedunia lewat radio amatir dan internet.
“Pramuka harus mengikuti perkembangan zaman. Kita sudah punya program berbasis internet seperti JOTA-JOTI. Jadi, tidak ada alasan bagi Pramuka untuk tertinggal. Kita harus eksis di garda terdepan teknologi,” tegas Kak Abdullah.
Sementara itu, Kak Muhammad Firdaus Wakil Ketua 1 Kwarcab Karimun menambahkan bahwa peran pramuka sangat vital, mengingat posisi Karimun sebagai daerah perbatasan. Anggota DPRD Karimun tersebut berpesan agar digitalisasi tidak menjadi momok negatif bagi generasi muda.
Menurutnya, zaman digital harus diimbangi dengan update diri yang bermanfaat. Pramuka mengajarkan kemandirian dan tanggung jawab.
“Mari jadikan kegiatan ini benteng untuk mengurangi pengaruh negatif dan kembali meraih prestasi sebagai Kwarcab terbaik di Kepulauan Riau,” pungkasnya.
