PRAMUKANEWS.ID — Gugus Depan Pangkalan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bantul menggelar Perkemahan Jumat Sabtu (Perjusa) dalam rangka Pelantikan Penegak Bantara dimulai pada Jumat siang, 9 Januari 2026.
Puluhan peserta yang merupakan calon Bantara berkumpul dengan seragam pramuka lengkap, dengan khidmat mengikuti Upacara Pembukaan.
Bertindak sebagai pembina upacara adalah Kepala MAN 2 Bantul, Kak Nur Hasanah Rahmawati. Dalam amanatnya Kak Nur Hasanah menekankan bahwa Pramuka Bantara bukan sekadar tingkatan dalam organisasi, melainkan simbol kematangan jati diri dan kesiapan untuk mengabdi kepada masyarakat.
Menurut Kak Nur, menjadi seorang Penegak Bantara berarti telah siap memikul tanggung jawab yang lebih besar. Penegak Bantara merupakan awal dari perjalanan untuk menjadi insan yang berkarakter, mandiri, dan religius sesuai dengan kode kehormatan Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menguji kecakapan, mental, serta fisik para siswa setelah menempuh serangkaian pengisian Syarat-syarat Kecakapan Umum (SKU) selama satu semester terakhir,” tegasnya.
Kegiatan dirancang secara intensif selama dua hari satu malam. Setelah registrasi dan upacara pembukaan selesai dilaksanakan, seluruh peserta beserta panitia dari Dewan Ambalan diberangkatkan menuju lokasi inti kegiatan di Bumi Perkemahan Banjaran.
Tema yang diusung dalam Perjusa ini adalah Mewujudkan Penegak yang Tangguh dan Berintegritas. Madrasah berharap para Bantara yang dilantik nantinya dapat menjadi teladan bagi rekan-rekan sebaya lainnya, baik dalam hal kedisiplinan sekolah maupun pengabdian sosial.
Puncak kegiatan yakni prosesi Pelantikan Penegak Bantara dilaksanakan pada Sabtu, 10 Januari 2026 pukul 08.00 WIB dirangkai dengan upacara penutupan.
Pada momen tersebut, para peserta yang dinyatakan memenuhi syarat, secara resmi mengenakan Tanda Kecakapan Umum (TKU) Bantara, sekaligus menandakan status mereka telah berubah dari Calon Penegak menjadi Penegak Bantara.
