PRAMUKANEWS.ID — Bertempat di ruang rapat Wakil Bupati (Wabup) Muna, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Muna Kak La Ode Asrafil didampingi oleh Sekretaris Kwarcab Kak La Anuardin beserta pengurus lainnya menerima kunjungan komisioner Bawaslu Muna, Rabu, 25 Februari 2026.
Kunjungan Bawaslu Muna yang dipimpin oleh Sekretaris Bawaslu Kak Armin tersebut dalam rangka untuk berkoordinasi terkait dengan rencana pembentukan Satuan Karya Pramuka (saka) Adhyasta Pemilu.
Kak Armin menegaskan, bahwa melalui Saka Adhyasta Pemilu ini, diharapkan generasi muda di Muna dapat menjadi pelopor dalam menciptakan iklim demokrasi yang sehat, serta berperan aktif dalam mewujudkan Pemilu yang jujur dan adil.
“Kerja sama ini merupakan langkah strategi untuk memperkuat pengawasan partisipatif, khususnya dikalangan generasi muda gerakan Pramuka di Muna,” ujarnya.
Menurut Kak Armin, Gerakan Pramuka merupakan wadah masyarakat yang sangat terstruktur dari pusat hingga daerah. Pihaknya berharap kerja sama ini dapat membentuk Saka Adhyasta Pemilu sebagai wadah solid antara Bawaslu dan Pramuka untuk mengedukasi masyarakat tentang kepemiluan.
Ketua Kwarcab Muna Kak La Ode Asrafil menyampaikan terima kasih atas kunjungan yang dilakukan oleh pihak Bawaslu Muna.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Bawaslu, karena hari ini tamu pertama kami di Kwarcab setelah kami dilantik,” ucapnya.
Wabup Muna tersebut menyampaikan kepada pihak Bawaslu terkait dengan pembentukan Saka Adyatsa Pemilu agar pihak Bawaslu selalu berkoordinasi dengan Kwarcab.
Begitu juga soal rencana penandatanganan nota kesepakatan antara Kwarcab Muna dan Bawaslu akan dilakukan setelah organisasi Saka Adhyatsa Pemilu di Bawaslu Muna resmi terbentuk.
“Nanti setelah organisasi Saka Adhyatsa Pemilu sudah terbentuk baru kita tanda tangan MoU bersama dengan Bawaslu Muna, nanti kakak – kakak pengurus kwarcab yang akan bantu fasilitasi pembentukan pengurusnya,” tegasnya.
Sementara itu Sekretaris Kwarcab Muna, Kak Anuardin, menyampaikan langkah awal yang harus dilakukan pihak Bawaslu adalah melakukan musyawarah diinternal Bawaslu untuk membentuk kepengurusan organisasi Saka Adyatsa Pemilu mulai dari ketua Saka sampai dengan Instruktur saka dan pamong Saka.
“Intinya struktur organisasinya dulu dibentuk, misalnya siapa yang jadi ketua, siapa yang jadi pamong Saka dan instruktur saka dan personalia yang lain, nanti kami dari Kwarcab akan fasilitasi pembentukannya,” pungkasnya. **
