PRAMUKANEWS.ID — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Gresik menggelar temu kangen lintas generasi untuk memperkuat silaturahmi pada Kamis, 29 Januari 2026.
Tokoh-tokoh kepramukaan dari era 1970-an, 1980-an, hingga jajaran pengurus masa kini turut meramaikan agenda temu kangen yang digelar sebagai ruang diskusi strategis.
Temu Kangen ini juga sekaligus menjadi wadah nostalgia antara mantan Ketua Kwarcab, pelatih, hingga mantan pengurus Dewan Kerja Cabang (DKC) untuk mengawal masa depan Pramuka di Gresik.
Kak Siswo Irdiwanto, perwakilan dari panitia menyampaikan, tajuk kegiatan ini adalah “Sakerah” (Satu Utuh Kerja Terarah). Tujuannya adalah menyerap sari pengalaman dari para senior yang telah berjasa membesarkan Pramuka di Gresik.
Nampak hadir mantan Bupati Gresik periode 2010–2021, Kak Sambari Halim Radianto, serta mantan Wakil Bupati Gresik periode 2021–2024, Kak Aminatun Habibah, yang keduanya memiliki rekam jejak panjang dalam kepengurusan Gerakan Pramuka.
“Kami ingin mendengar langsung gagasan dan pengalaman kakak-kakak pengurus lama. Harapannya, program positif yang dulu sukses bisa kita tingkatkan dan sesuaikan dengan tantangan zaman sekarang,” ujar Kak Siswo.
Selain bernostalgia, pertemuan ini juga membahas langkah strategis menyikapi Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 13 Tahun 2025. Regulasi terbaru ini mempertegas posisi Pendidikan Kepramukaan sebagai ekstrakurikuler wajib di sekolah.
Kwarcab Gresik dalam menanggapi hal tersebut telah menyiapkan beberapa langkah nyata. Mulai dari sosialisasi masif dengan melakukan koordinasi hingga ke tingkat Kwartir Ranting (Kwarran). Serta sinergi menjalin kerja sama erat dengan Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama (Kemenag).
Selain itu penataan organisasi dengan melaksanakan program registrasi ulang anggota dan pelatih agar selaras dengan kurikulum terbaru.
Menurut Kak Siswo, Pembina Pramuka memiliki peran sentral dalam pembentukan karakter siswa. Dengan sinergi antara pengurus lama dan baru, pihaknya optimis Gerakan Pramuka Gresik akan semakin solid dan relevan dalam menjawab tantangan pendidikan karakter saat ini. **
