PRAMUKANEWS.ID — Bertempat di Auditorium Madakaripura 5, Kantor Bupati Probolinggo, Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo sekaligus Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Probolinggo Kak Fahmi AHZ menghadiri Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Tahun 2026 Gerakan Pramuka Probolinggo, Rabu, 11 Februari 2026.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 195 peserta yang terdiri dari unsur pengurus Kwarcab, Kwartir Ranting, Dewan Kerja Cabang, BP 1313 serta unsur terkait lainnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.
Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan penandatanganan Pakta Integritas Aksi Nyata Lingkungan Bersih dan Sehat sebagai bentuk dukungan Gerakan Pramuka terhadap program Pemerintah Kabupaten Probolinggo.
Penandatanganan dilakukan oleh Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Probolinggo Kak Fahmi AHZ bersama 24 Kwartir Ranting se-Kabupaten Probolinggo.
Selain itu, juga dilakukan penyerahan laporan keuangan Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) kepada Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Probolinggo Kak Fahmi AHZ sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas organisasi.
Sekretaris Kwarcab Gerakan Pramuka Probolinggo Kak Muhammad Bahrul Ulum menyampaikan Rakercab menjadi forum strategis untuk menyelaraskan program kerja Gerakan Pramuka dengan program pembangunan daerah.
Menurutnya, Rakercab merupakan bagian dari proses pengendalian manajemen organisasi yang dituangkan dalam dokumen rencana kerja tahun 2025–2030 dalam rangka mendukung visi Indonesia Emas 2045.
“Kami berharap melalui Rakercab ini dapat menghasilkan program-program yang berkualitas, berdampak nyata dan terukur bagi kemaslahatan masyarakat,” ujarnya.
Sementara Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Probolinggo Kak Fahmi AHZ menegaskan Gerakan Pramuka harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak hanya sebatas kegiatan seremonial.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan program kerja tahun 2025 menjadi modal penting untuk meningkatkan kontribusi Pramuka dalam mendukung pembangunan daerah pada tahun 2026.
“Gerakan Pramuka harus tampil membawa kebermanfaatan yang nyata dan terukur di tengah masyarakat. Pramuka harus menjadi organisasi yang dapat digugu dan ditiru,” tegasnya.
Kak Fahmi menambahkan, pada tahun 2026 terdapat sejumlah agenda strategis kepramukaan, diantaranya Pesta Siaga, Seleksi Pramuka Garuda, Jambore Cabang, persiapan Jambore Nasional, Giat Prestasi hingga penguatan pembinaan organisasi.
Ia juga menekankan pentingnya peran Pramuka dalam mendukung pengelolaan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah di Kabupaten Probolinggo. Persoalan sampah menjadi tantangan serius yang harus diselesaikan secara bersama-sama.
“Gerakan Pramuka harus menjadi bagian dari solusi dalam menjaga dan merawat lingkungan. Ini bagian dari pengabdian nyata kepada masyarakat,” lanjutnya.
Kak Fahmi juga mengapresiasi capaian Kwarcab Gerakan Pramuka Probolinggo yang berhasil meraih predikat Kwartir Cabang Tergiat ke-4 tingkat Jawa Timur.
Pihaknya optimistis dengan kekompakan dan kerja sama seluruh pengurus, prestasi tersebut dapat kembali ditingkatkan di masa mendatang.
Melalui Rakercab ini diharapkan seluruh jajaran Gerakan Pramuka Kabupaten Probolinggo semakin solid dalam menyusun dan melaksanakan program kerja yang selaras dengan arah pembangunan daerah serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. **
