PRAMUKANEWS.ID — Pusat Koordinasi Nasional (Puskornas) Pramuka Peduli menghadirkan program kemanusiaan bertajuk Camp Harapan sebagai bentuk kepedulian berkelanjutan terhadap penyintas bencana.
Kegiatan Camp Harapan berlangsung selama tiga hari di Langkahan, Aceh Utara, sejak 16 hingga 18 Januari 2026, dengan memusatkan layanan di lokasi pengungsian warga terdampak.
Program ini merupakan respons lanjutan atas banjir bandang yang melanda wilayah Langkahan dan menimbulkan dampak kerusakan yang cukup parah.
Sebanyak sekitar 20 relawan Pramuka diterjunkan dalam kegiatan tersebut. Para relawan bekerja bahu-membahu bersama tenaga medis dari Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) serta relawan dari Yayasan Langkah Kecil guna memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat yang masih berada di pengungsian.
Kak Romi Amrizal, Koordinator Puskornas Pramuka Peduli dalam keterangannya mengatakan bahwa Camp Harapan tidak hanya difokuskan pada penyaluran bantuan semata.
“Camp Harapan bukan sekadar posko bantuan, tetapi juga ruang pemulihan bagi penyintas, baik secara fisik maupun psikologis,” ujarnya yang menjelasakan bahwa selama kegiatan berlangsung, berbagai layanan kemanusiaan dibuka untuk warga terdampak.
Layanan tersebut, kata Kak Romy, meliputi pemeriksaan kesehatan oleh dokter spesialis penyakit dalam, paru, dan anak, layanan dokter umum dan dokter gigi, serta pendampingan psikososial untuk membantu warga pulih dari trauma pascabencana.
Selain itu, relawan juga menghadirkan ruang aman dan kegiatan ramah anak bagi keluarga penyintas. Akses internet satelit turut disediakan agar warga tetap dapat terhubung dengan keluarga, kerabat, serta memperoleh informasi penting selama masa pemulihan.
Melalui pelaksanaan Camp Harapan, Puskornas Pramuka Peduli berharap dapat membantu mempercepat proses pemulihan masyarakat Langkahan serta memperkuat semangat gotong royong dan ketangguhan warga dalam menghadapi dampak bencana alam yang mereka alami. **
