PRAMUKANEWS.ID — Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur akan menggelar Peringatan Hari Lahir (Harlah) 1 Abad Nahdlatul Ulama pada tanggal 7 Februari 2026 mendatang di Staadion Gajayana, Kota Malang.
Kegiatan ini akan dikawal oleh 999 anggota penegak Satuan Komunitas Pramuka (Sako) Pandu Ma’arif yang berasal dari Kota Malang, Kabupaten Malang, serta Kota Batu.
Sebagaimana dilansir laman resmi PWNU, anggota Sako Ma’arif ini akan mendukung kelancaran acara, mulai sistem pengamanan, pelayanan, hingga dukungan teknis lain dalam kegiatan yang diperkirakan dihadiri ratusan ribu jamaah dari berbagai daerah.
Mereka akan ditempatkan di titik-titik strategis, meliputi, Pasukan Semut (kebersihan), Pos Kesehatan, Pos Pelayanan Informasi, serta Pos Lalu Lintas yang tersebar di area stadion dan sekitarnya.
Sekretaris Sako Pandu Ma’arif NU Jawa Timur, Kak Andi Wimratani dalam keterangannya Kamis, 29 Januari 2026 menegaskan bahwa kehadiran Pramuka Penegak dalam agenda besar peringatan Harlah 1 Abad NU mencerminkan kesiapan kader muda NU untuk mengambil peran strategis di ruang publik.
“Pramuka Penegak Sako Pandu Ma’arif NU hadir sebagai garda pelayanan. Mereka membawa nilai kepramukaan dan Ahlussunnah wal Jamaah ke dalam praktik nyata. Ini adalah wajah generasi muda NU yang siap mengabdi,” tegasnya.
Pihaknya menambahkan bahwa pelibatan personel lintas daerah dari Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu menunjukkan soliditas organisasi, serta kekuatan koordinasi Sako Pandu Ma’arif NU di Jawa Timur dalam mendukung agenda keumatan berskala besar.
“Harlah 1 Abad NU merupakan momentum historis. Pimpinan Wilayah Sako Pandu Ma’arif NU Jawa Timur berkomitmen menyiapkan kader muda yang tidak hanya cakap secara organisatoris, tetapi juga tangguh secara moral dan sosial dalam menjaga khidmah NU untuk Indonesia dan dunia,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Lapangan Sako Pandu Ma’arif NU Malang Raya, Kak Taqiyuddin, menyampaikan bahwa keterlibatan ratusan Pramuka merupakan bagian dari komitmen generasi muda NU dalam menjalankan nilai khidmah dan tanggung jawab sosial.
“Partisipasi 999 Pramuka Penegak Sako Ma’arif dalam peringatan Harlah 1 Abad NU merupakan wujud kesiapan generasi muda NU untuk melayani umat dan bangsa. Ini bukan sekadar tugas teknis, tetapi pengamalan nilai disiplin, kepedulian, dan gotong royong,” tegasnya.
