PRAMUKANEWS.ID — Halaman SMP Negeri 2 Lumbir dipenuhi riuh tepuk tangan dan haru pada Senin, 10 Agustus 2026 pagi. Sekolah tersebut menggelar upacara pelepasan secara resmi untuk dua pramuka penggalang terbaiknya yang sukses menembus pentas tertinggi kepramukaan: Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026.
Dua siswa yang beruntung dan berprestasi tersebut adalah Mareta Putri Ristianingsih dan Andra Arkana Alif Nisdianto. Keduanya resmi berangkat membawa panji Kwartir Ranting (Kwarran) Lumbir setelah dilepas langsung oleh Kepala SMPN 2 Lumbir, Kak Hasan Abdullah, S.Pd., di hadapan ratusan siswa dan dewan guru.
Langkah Mareta dan Andra menuju arena Jamnas XII bukan sekadar keberuntungan. Dua penggalang Gudep SMPN 2 Lumbir ini berhasil menyisihkan puluhan kandidat lain dalam tahapan seleksi berjenjang yang digelar Kwartir Ranting hingga Kwartir Cabang.
Prosesi pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera kontingen dan penyematan tanda peserta oleh Kepala Sekolah. Momen ini sekaligus menjadi simbol dimulainya misi dua pelajar Lumbir tersebut untuk mempromosikan potensi dan budaya daerah di tingkat nasional.
Pihak sekolah mengonfirmasi bahwa kedua siswa telah melewati masa pemusatan latihan (training center) yang cukup intensif selama beberapa bulan terakhir. Materi yang digembleng mencakup ketangkasan kepramukaan, simulasi kemandirian, hingga kesenian daerah yang bakal ditunjukkan di arena perkemahan nasional.
Kak Hasan Abdullah menyebutkan bahwa pencapaian ini merupakan bukti nyata efektivitas kegiatan ekstrakurikuler di sekolahnya. Beliau menjelaskan bahwa pihak sekolah terus berkomitmen memberikan ruang dan fasilitas terbaik agar para siswa mampu menyalurkan bakat hingga level tertinggi.
Pihak Kwartir Ranting Lumbir juga menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang solid antara pihak sekolah, pembina, dan orang tua murid. Pembinaan yang konsisten dinilai menjadi kunci utama suksesnya Mareta dan Andra hingga melenggang ke Jamnas XII 2026.
Dalam amanatnya, Kak Hasan juga memberikan motivasi mendalam bagi kedua utusan gugus depan tersebut, bukan hanya membawa nama pribadi, tapi membawa nama besar SMPN 2 Lumbir dan Kwarran Lumbir.
“Jaga kesehatan, perlihatkan sikap Dasa Darma yang santun, dan buktikan bahwa anak-anak dari Lumbir punya daya saing yang luar biasa di tingkat nasional,” ujar Kak Hasan Abdullah.
Lebih lanjut, pihaknya juga menambahkan agar momen ini dimanfaatkan maksimal untuk menambah wawasan serta memperluas persaudaraan.
“Jangan canggung, serap ilmu sebanyak-banyaknya, dan bawalah cerita inspiratif saat pulang nanti untuk adik-adik kelas kalian,” pungkasnya.
Sementara itu, Mareta Putri Ristianingsih tak mampu menyembunyikan rasa bahagianya usai upacara pelepasan. Ia mengaku sangat bangga dan tidak menyangka bisa sampai di titik ini.
“Terima kasih untuk Bapak Kepala Sekolah, para pembina, dan teman-teman atas doanya. Kami siap memberikan yang terbaik untuk Lumbir di Jamnas XII nanti,” ungkap Mareta.
Ungkapan senada disampaikan oleh rekannya, Andra Arkana Alif Nisdianto, yang menegaskan kesiapan fisik dan mentalnya dengan latihan berat selama beberapa bulan terakhir yang membuatnya semakin siap.
“Kami mohon doa restu dari seluruh warga sekolah dan masyarakat Lumbir agar semua kegiatan di perkemahan nasional nanti berjalan lancar tanpa hambatan,” kata Andra optimis.
Upacara ditutup dengan tradisi paparazi dan jabat tangan dari seluruh warga sekolah yang membentuk barisan kehormatan. Keberangkatan Mareta dan Andra ke Jambore Nasional XII 2026 diharapkan tidak hanya mengukir sejarah bagi SMPN 2 Lumbir, tetapi juga memantik semangat pelajar lain untuk berani berprestasi di tingkat nasional.
