PRAMUKANEWS.ID — Gugus depan MTsN 6 Tabalong kembali menggelar latihan rutin kepramukaan mingguan yang kedua pada Jumat, 24 Juli 2026. Latihan yang berlangsung penuh antusias ini difokuskan pada penguatan wawasan kebangsaan dan nilai-nilai moderasi beragama bagi para anggota Pramuka Penggalang.
Pada pertemuan kali ini, peserta diberikan materi khusus mengenai keberagaman dan toleransi keagamaan di Indonesia. Materi ini mencakup pengenalan secara mendalam tentang agama-agama resmi yang diakui di Indonesia, sejarah singkatnya, serta simbol-simbol dan tempat ibadah masing-masing agama.
Tak hanya mendengarkan pemaparan materi, para peserta juga diajak aktif dalam sesi diskusi kelompok atau diskusi regu. Dalam diskusi tersebut, setiap regu diberikan ruang untuk membahas pelbagai persoalan dan studi kasus seputar pentingnya menjaga toleransi serta keharmonisan antarumat beragama dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan latihan rutin ini berjalan dengan tertib dan interaktif berkat pendampingan langsung dari Kak Fauzan selaku Pembina Pramuka, serta didampingi oleh perwakilan pengurus Regu Penggalang Inti MTsN 6 Tabalong.
Kak Fauzan menyampaikan bahwa penanaman sikap toleransi sejak dini sangat krusial, terutama bagi generasi muda Pramuka.
“Pramuka diajarkan untuk menjunjung tinggi nilai Dasa Darma, salah satunya adalah kasih sayang sesama manusia. Melalui pemahaman keberagaman agama ini, kita berharap anggota Pramuka MTsN 6 Tabalong mampu menjadi agen perekat persatuan dan menumbuhkan rasa saling menghargai di tengah perbedaan,” ujarnya.
Melalui diskusi regu ini, para anggota Penggalang tampak antusias menyampaikan gagasan serta pandangan mereka tentang cara merawat kebinekaan. Kegiatan kemudian ditutup dengan evaluasi hasil diskusi dan apel penutup latihan.
