PRAMUKANEWS.ID — Pramuka SMAIT Nur Hidayah menyelenggarakan Gerakan Nyata Pramuka Nur Hidayah ke-11 atau biasa disebut Ranmuda XI. Kegiatan itu digelar pada tanggal 21 sampai dengan 24 Januari 2026 bertempat di Desa karangasem, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo.
Ranmuda XI adalah kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh anggota Gugus Depan Pangkalan SMAIT Nur Hidayah dalam empat hari tiga malam. Tahun ini diikuti, kegiatan diikuti oleh 280 peserta.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dewan Ambalan SMAIT Nur Hidayah Sukoharjo sebagai wadah untuk mengembangkan karakter menjadi individu yang peduli sosial, serta sarana pengabdian diri kepada masyarakat.
Kak Fitri Nur Hartati, Majelis Pembimbing Gugus Depan SMAIT Nur Hidayah Sukoharjo dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah kegiatan tahunan. Menurutnya, kegiatan ini dirancang khusus untuk menyiapkan para peserta didik lebih adaptif, tanggap dan peduli.
Dalam kegiatan ini, lanjut Kak Fitri, peserta dilatih untuk mampu menyesuaikan diri di tempat baru, dan memahami bahwa di masyarakat terdapat budaya yang berbeda-beda.
“Peserta dapat membantu kegiatan harian orang tua asuh dan membantu masyarakat dalam kegiatan itu serta melaksanakan pelayanan masyarakat seperti bakti sosial, layanan kesehatan gratis dan pasar murah,” terangnya.
Wakil Bupati Sukoharjo, Kak Eko Sapto Purnomo yang turut hadir dalam pembukaan kegiatan menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini dan mengakui sangat terbuka untuk berkolaborasi.
“Kegiatan Ranmuda XI ini menjadi salah satu bentuk upaya pembinaan untuk membuktikan kader penerus bangsa sebagai tunas jati yang berprestasi dan berkarakter melalui kegiatan kepanduan,” ujarnya.
Kak Eko menegaskan, melalui kegiatan gerakan Pramuka ini akan dapat mengasah keterampilan, mendidik kedisiplinan, dan meningkatkan rasa kepedulian anggota.
“Sekali lagi, ini adalah model untuk ke depan melalui kehidupan nyata. Setelah nanti kalian lepas lulus dari jenjang sekolah, kuliah, kalian mau tidak mau, siap tidak siap akan menghadapi kehidupan nyata dan pengalaman kalian melalui kepanduan di Gerakan Pramuka akan menjadi salah satu pegangan kunci kesuksesan kalian kelak,” tegasnya.
Ia menyampaikan bahwa para Kepala desa dan jajarannya telah menyiapkan puluhan orang tua pamong untuk ikut mendidik para peserta. Sehingga harapannya, peserta Ranmuda XI mampu untuk belajar bersama orang tua pamongnya dalam kegiatan sehari-hari serta belajar menjunjung adab bermasyarakat.
Sementara itu Kak Wildan Farras Habibullah selaku Ketua Panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini telah dirancang secara maksimal. Sehingga harapannya terjalin kejasama dan kolaborasi antara siswa dan masyarakat.
Ia melaporkan, setiap orang tua yang menjadi pamong ada 3 sampai 4 peserta yang ikut bertempat tinggal di sana, tugas peserta adalah ikut membantu apa saja yang menjadi aktivitas orang tua.
“Seperti menyiapkan makan, memelihara hewan ternak, mencari rumput,” terangnya.
Selain itu, para peserta juga telah dibekali dengan adab sopan santun serta adab bermasyarakat secara umum. Sehingga setelah kegiatan selesai, peserta mampu untuk lebih siap terjun bersama masyarakat. **
