PRAMUKANEWS.ID — Pramuka Peduli Kwartir Ranting (Kwarran) Majalengka menggelar kegiatan Young Scout Leadership Collaboration pada Sabtu, 17 Januari 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan di Aula PGRI Kecamatan Majalengka ini sebagai upaya menumbuhkan jiwa kepemimpinan, cinta alam, serta kepedulian sosial di kalangan generasi muda.
Sebanyak 276 peserta yang terdiri dari Pramuka Penegak dan Pramuka Penggalang mengikuti kegiatan dengan penuh antusias, diawali Pelantikan Pramuka Peduli Kwarran Majalengka Masa Bakti 2025–2027 yang dipimpin langsung oleh Ketua Kwarran Majalengka, Kak Karnita, S.Pd.
Dalam sambutannya, Kak Karnita menyampaikan apresiasi atas konsistensi Pramuka Peduli Kwarran Majalengka yang selama ini aktif menjaga lingkungan dan selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya saat terjadi bencana alam.
“Pramuka Peduli Kwarran Majalengka sangat eksis dalam kegiatan kemanusiaan. Terima kasih atas dedikasi yang senantiasa hadir membantu masyarakat serta terdepan dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Kak Karnita.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten dari berbagai unsur, di antaranya Kwartir Cabang (Kwarcab) Majalengka, Kwarran Majalengka, Dewan Kerja Cabang (DKC) Majalengka, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Majalengka, serta Pramuka Peduli Kwarran Majalengka.
Salah satu pemateri, Andalan Cabang Bidang Pengabdian Masyarakat dan Penanggulangan Bencana Kwarcab Majalengka, Kak Asep DK, memberikan pembekalan mengenai kebencanaan.
Materi yang disampaikan meliputi prosedur penanganan bencana, kesiapsiagaan di lapangan, serta pengenalan komunikasi radio sebagai sarana vital dalam kondisi darurat.
“Pramuka harus senantiasa hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Hal itu dimulai dari hal sederhana seperti menjaga lingkungan sekitar hingga peduli dan sigap membantu sesama,” ungkap Kak Asep DK.
Melalui kegiatan ini, Pramuka diharapkan mampu memperkuat karakter kepemimpinan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memiliki kesiapsiagaan bencana sejak dini.
Pramuka tidak hanya menjadi organisasi pendidikan nonformal, tetapi juga garda terdepan dalam aksi kemanusiaan dan pelestarian lingkungan di tengah masyarakat. **
