PRAMUKANEWS.ID — Suasana penuh kehangatan terasa ketika Balai POM di Bima bersama Saka POM melaksanakan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) di Sekolah Luar Biasa (SLB) Kota Bima pada Kamis, 28 Agustus 2025.
Kegiatan ini menjadi momen berharga, karena menyapa langsung anak-anak dengan kebutuhan khusus yang memiliki semangat belajar luar biasa.
Sejak awal kegiatan, wajah ceria para siswa-siswi menyambut tim dengan senyum tulus. Meski dengan keterbatasan, antusias mereka untuk mendengarkan penjelasan dan menjawab pertanyaan begitu kuat. Bahkan, hampir semua siswa berebut ingin mengangkat tangan ketika diberikan kesempatan menjawab.
Setiap jawaban benar disambut tepuk tangan riuh, dan hadiah sederhana berupa buku serta pulpen menjadi simbol penghargaan atas usaha mereka. Hadiah itu disambut dengan ekspresi bahagia, seolah menjadi penyemangat untuk terus belajar.
Saka POM, yang hadir sebagai sahabat sebaya, turut memainkan peran penting. Mereka membantu menjelaskan dengan bahasa sederhana, membagikan brosur, hingga memberikan pendampingan personal kepada peserta. Pendekatan yang hangat ini membuat materi tentang obat aman, makanan sehat, dan cara menjaga diri lebih mudah diterima.
Bagi Balai POM di Bima, kegiatan ini bukan sekadar program rutin, melainkan wujud kepedulian bahwa edukasi tentang keamanan obat dan makanan harus menjangkau semua kalangan, termasuk anak-anak dengan kebutuhan khusus.
Kehadiran Saka POM juga menegaskan bahwa generasi muda mampu menjadi jembatan informasi yang efektif, penuh empati, dan menginspirasi.
Kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam: semangat anak-anak SLB adalah pengingat bahwa keterbatasan bukan halangan untuk belajar dan berkembang.
Dengan langkah kecil seperti ini, diharapkan pesan penting tentang obat dan makanan aman dapat terus mengakar, membawa harapan bagi masa depan yang lebih sehat dan inklusif.
