PRAMUKANEWS.ID — Gugus Depan Pangkalan MAN 1 Kota Gorontalo sukses menyelenggarakan Perkemahan dan Pelantikan Pramuka Penegak Tingkat Laksana Angkatan XII.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 15 sampai dengan 17 Januari 2026 tersebut, dipusatkan di Bumi Perkemahan Cibutu dengan mengombinasikan uji kecakapan mental dan pengabdian nyata kepada masyarakat.
Berbeda dengan pelantikan pada umumnya, angkatan XII ini ditekankan pada peran aktif pramuka sebagai agen perubahan di lingkungan sekitar.
Selama perkemahan berlangsung, para calon Penegak Laksana diwajibkan melakukan aksi bersih-bersih lingkungan di kawasan pemukiman dan fasilitas umum di sekitar bumi perkemahan sebagai wujud implementasi Dasadharma Pramuka.
Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Kak Karjianto selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan memberikan apresiasi atas tuntasnya proses kaderisasi ini. Ia menegaskan bahwa tingkatan Laksana membawa tanggung jawab yang lebih besar bagi seorang anggota.
Menurutnya, pelantikan ini adalah gerbang pendewasaan, menjadi Penegak Laksana berarti mereka harus siap diterjunkan ke masyarakat.
“Saya berharap ilmu yang didapat selama di Cibutu tidak hanya berhenti pada atribut di pundak, tetapi tercermin dalam kepedulian mereka terhadap lingkungan dan sesama,” tutur Kak Karjianto.
Adapun rangkaian kegiatan dimulai dengan pendirian tenda dan adaptasi lingkungan, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi pengabdian masyarakat. Para peserta menyisir area sekitar bumi perkemahan untuk mengumpulkan sampah dan membersihkan saluran air, yang disambut positif oleh warga setempat.
Pembina Pramuka Putra, Kak Sugeng Santosa, menjelaskan bahwa integrasi bakti sosial dalam pelantikan ini bertujuan untuk mengikis kesan eksklusivitas kegiatan perkemahan. Pihaknya ingin para anggota menyadari bahwa esensi Pramuka adalah kemanfaatan.
“Melalui pembersihan lingkungan di sekitar Cibutu, mereka belajar bahwa sebelum memimpin organisasi yang lebih besar, mereka harus mampu peduli pada kebersihan dan kenyamanan lingkungan terdekatnya,” jelas Kak Sugeng.
Sementara itu Kak Nisra Saripi, Pembina Pramuka putri menambahkan bahwa proses pelantikan dilakukan secara khidmat setelah seluruh tahapan pengabdian dan uji syarat-syarat kecakapan umum (SKU) terpenuhi.
Ia menilai bahwa anggota gugus depan angkatan XII ini telah menunjukkan daya tahan yang luar biasa. Tantangan cuaca dan medan di Cibutu berhasil mereka lalui dengan semangat gotong royong.
“Harapan kami, setelah dilantik menjadi Penegak Laksana, mereka dapat menjadi motor penggerak bagi adik-adik tingkatnya di madrasah,” kata Kak Nisra.
Kegiatan ditutup dengan upacara pelantikan resmi dan penyematan tanda tingkatan baru, menandai kesiapan Angkatan XII untuk menjalankan amanah kepanduan di tingkat yang lebih tinggi.
