PRAMUKANEWS.ID — Bertempat di Pangkalan Saka POM Bima, jajaran pimpinan dan pengurus Satuan Karya Pramuka Pengawasan Obat dan Makanan (Saka POM) Bima sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) pada hari Kamis, 12 Maret 2026.
Pertemuan ini menjadi tonggak penting dalam perumusan arah gerak organisasi selama satu tahun ke depan, dengan mengusung tema “Sinergi Kuat, Aksi Nyata: Mewujudkan Masyarakat Bima Sadar Obat dan Makanan Aman.”
Rakerpim ini dihadiri oleh jajaran Majelis Pembimbing Saka POM Bima, Pimpinan Saka POM Bima, para Pamong Saka serta Instruktur Krida.
Kehadiran berbagai unsur kepemimpinan ini menegaskan komitmen kolektif untuk mengintegrasikan nilai-nilai kepramukaan dengan misi mulia Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) dalam melindungi kesehatan masyarakat.
Acara dibuka dengan upacara formal yang sarat dengan nuansa kepramukaan. Dalam sambutan pembukaannya, Ketua Pimpinan Saka POM Bima, Kak Khaerul Asmansyah menekankan bahwa Rakerpim bukan sekadar agenda administratif tahunan, melainkan momen penting perumusan Program Kerja Tahun 2026 sebagai arah gerak organisasi selama satu tahun ke depan.
Program kerja tahun 2026 terbagi ke dalam tiga pilar kekuatan atau Krida. Dalam Sidang Pleno, disepakati bahwa setiap Krida harus memiliki target yang terukur (measurable) dan berdampak langsung (impactful).
Salah satu poin menarik dalam Rakerpim kali ini adalah peluncuran program “Saka POM Beraksi” dan “Saka POM Peduli”. Program ini menggabungkan misi pengawasan obat dan makanan dengan aksi kemanusiaan dan pelestarian lingkungan.
Program “Satu Pramuka Satu Pohon” menjadi salah satu rencana aksi yang disambut baik oleh seluruh peserta. Konsepnya adalah mengaitkan kesehatan lingkungan dengan keamanan pangan, lingkungan yang bersih dan hijau adalah pondasi bagi sanitasi pangan yang baik.
Selain itu, ada pula program Bakti Sosial yang dirancang untuk menyasar wilayah-wilayah dengan tingkat literasi kesehatan rendah. Melalui bakti sosial, Saka POM Bima akan hadir tidak hanya sebagai pengawas, tetapi sebagai pelindung dan pemberdaya masyarakat.
Rakerpim ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan yang memuat seluruh poin rencana kerja tahun 2026. Penandatanganan ini disaksikan oleh seluruh peserta sebagai simbol janji dan komitmen untuk bekerja keras di lapangan.
Dalam pernyataan penutupnya, Ketua Majelis Pembimbing Saka POM Bima, Kak Adjis Sandjaya menyampaikan pesan yang kuat kepada seluruh pengurus.
“Rencana yang kita susun di atas kertas hari ini hanya akan menjadi tumpukan arsip jika tidak dibarengi dengan tetesan keringat di lapangan. Mari kita buktikan bahwa Saka POM Bima adalah Pramuka yang bekerja dengan data, bergerak dengan ilmu, dan mengabdi dengan hati,” tegasnya.
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama dan doa bersama, menandai dimulainya babak baru perjuangan Saka POM Bima dalam mengawal keamanan obat dan makanan.
Dengan terlaksananya Rakerpim ini, Saka POM Bima telah memiliki kompas yang jelas untuk melangkah, memastikan bahwa setiap masyarakat di Bima dapat mengonsumsi produk yang aman demi masa depan generasi yang lebih sehat dan tangguh.
