PRAMUKANEWS.ID — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Pidie di bawah Koordinator Ketua Pramuka Peduli Kak Zulfikar Arz melaksanakan Giat Belanja Baju Hari Raya untuk anak-anak yatim piatu dan kaum dhuafa, Minggu, 23 Maret 2025.
Bertempat di Toko Mawar Indah Sigli, Tim Pramuka Peduli Pidie langsung membawa anak anak yatim piatu dan dhuafa ini ke Toko dan memberikan kesempatan mereka memilih sendiri bajunya sesuai dengan kesukaannya.
Di Ramadan 1446 H/2025 M ini, Pramuka Peduli Kwarcab Pidie menargetkan 30 orang anak yatim piatu dan dhuafa dengan batas maksimal pembelanjaan Rp. 250.000 ribu/anak.
Terlihat dengan jelas terpancar wajah anak anak raut kegembiraan saat memilih baju baru kesukaannya yang kelak akan mereka pakai di Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H.
Nampak Ketua Kwarcab Pidie, Kak Samsul Azhar Samsul Azhar beserta jajaran pimpinan Kwarcab turut mendampingi dan membantu anak anak mencari baju yang cocok sesuai ukurannya.
Adapun dana untuk belanja baju lebaran anak anak yatim-piatu dan dhuafa bersumber dari Donasi pengurus Kwarcab Pidie dan pihak luar Gerakan Pramuka.
“Alhamdulillah tahun ini (2025) kedua program kita dilaksanakan terwujud dengan belanja baju lebaran Idul Fitri bagi anak anak yatim-piatu dan dhuafa,” ujar Kak Samsul Azhar.
Pihaknya menegasakan bahwa kegiatan ini tentu akan dilaksanakan setiap tahunnya di akhir bulan Ramadan, karena giat ini menyentuh langsung apa yg menjadi kebutuhan bagi anak anak kita dalam rangka hari Raya idul Fitri.
“Kita tidak ingin anak anak yatim-piatu dan dhuafa ini harus menangis di pagi hari raya karena ketiadaan baju barunya,” ungkap Samsul Azhar.

Selain giat belanja baju lebaran utk anak yatim-piatu dan dhuafa, Kwarcab Pidie juga akan melaksanakan giat bagi bagi Takjil pada tanggal 25 Maret 2025, di dua titik sasaran yaitu di depan Mesjid Blang Paseh dan Simpang empat Tugu Aneuk Mulieng.
Sistem pembagian Takjil dengan langsung membelinya pada para pedagang yang berjualan dan juga langsung diserahkan kepada masyarakat yang lewat. Cara ini tentunya sangat membantu para pedagang, sehingga dagangannya bisa cepat habis.
“Sesuai dengan arahan Ketua Kwarcab Pidie, beliau ingin takjil yang kita bagikan, kita beli langsung pada para pedagang yang berada disisi jalan. Setelah itu kita bagikan kepada masyarakat yang lewat,” jelas Kak Samsul Azhar.
Kak Samsul Azhar mengucapkan terima kasih banyak kepada para Pengurus Kwarcab dan pihak luar yang bersedia mendonasikan sebagian rezekinya untuk menyukseskan program ini.
Diharapkan ke depan bisa lebih banyak lagi para pengurus Kwarcab Pidie yang berpartisipasi, baik untuk program Belanja Baju Baru Lebaran bagi anak anak Yatim-piatu dan dhuafa maupun giat bagi-bagi Takjil untuk masyarakat.
