PRAMUKANEWS.ID – Dalam upaya memastikan keamanan pangan bagi masyarakat, Balai Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) Tulang Bawang bersama anggota Saka POM melakukan kegiatan sampling dan uji cepat bahan berbahaya pada jajanan takjil yang dijual di Bazar Ramadhan Pasar Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, Senin (3/3/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi keberadaan zat berbahaya seperti formalin, boraks, rhodamin B, dan metanil yellow yang sering disalahgunakan dalam makanan. Sebanyak 22 sampel jajanan takjil yang dijual di bazar tersebut diambil secara acak dan diuji langsung di lokasi.
Menurut petugas Balai POM, metode uji cepat digunakan agar hasil dapat segera diketahui, sehingga jika ditemukan bahan berbahaya, tindakan pencegahan bisa segera dilakukan. Berbagai jenis makanan yang diuji meliputi aneka gorengan, minuman berwarna, kue basah, dan makanan olahan lainnya yang banyak diminati masyarakat saat berbuka puasa.
“Hasil pengujian terhadap 22 sampel makanan menunjukkan bahwa semuanya negatif dari bahan berbahaya. Ini kabar baik bagi masyarakat, karena artinya jajanan takjil yang dijual di Bazar Ramadhan Pasar Simpang Pematang aman untuk dikonsumsi,” ujar Kak Erwin Hidayat, petugas BPOM sekaligus Ketua Pinsaka POM Tulang Bawang yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Selain melakukan uji cepat, anggota Saka POM Tulang Bawang, Kak Rafil Al Fadilah dan Kak Niza Maharani juga memberikan edukasi kepada pedagang dan pengunjung bazar mengenai bahaya penggunaan bahan berbahaya dalam makanan serta cara mengenali ciri-ciri makanan yang mengandung zat berbahaya. Para pedagang juga diimbau untuk selalu menggunakan bahan alami dan higienis dalam pembuatan makanan.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat dan para pedagang. Salah seorang pedagang, Siti, menyatakan bahwa uji cepat seperti ini memberikan rasa aman bagi penjual maupun pembeli.
“Kami senang karena dengan adanya uji ini, pembeli lebih percaya dengan dagangan kami,” katanya.
Dengan hasil uji yang negatif, masyarakat Mesuji dapat menikmati takjil di Bazar Ramadhan dengan lebih tenang. Kegiatan seperti ini dilakukan secara rutin untuk memastikan keamanan pangan serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konsumsi makanan yang aman dan bebas dari bahan berbahaya.
