PRAMUKANEWS.ID — Kak Athfan Kamal Subekti dan Kak Nasywa Padika Padmarini terpilih sebagai Pradana Putra dan Pradana Putri Dewan Ambalan Pangeran Diponegoro dan Nyi Ageng Serang MAN 2 Kulon Progo masa bakti 2025–2026.
Pemilihan berlangsung dalam rangkaian Agenda Musyawarah Ambalan yang digelar pada Sabtu, 10 Januari 2026 di Aula Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu Kampus Pusat MAN 2 Kulon Progo.
Selain memilih kepengurusan baru, forum tertinggi di Dewan Ambalan tersebut juga sebagai wadah melakukan evaluasi program kerja.
Agenda Musyawarah Ambalan diawali dengan penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus Dewan Ambalan masa bakti 2024–2025. Dalam agenda tersebut dilaporkan capaian program serta berbagai kendala yang dihadapi selama satu periode kepengurusan sebagai bahan evaluasi bersama.
Musyawarah dilanjutkan dengan agenda perumusan melalui Sidang Komisi. Komisi A yang membahas pembentukan Badan Pengurus Harian (BPH). Komisi B yang merumuskan program kerja masa bakti 2025–2026, serta Komisi C yang membahas penyempurnaan adat dan tradisi ambalan.
Seluruh komisi melaksanakan diskusi dan persidangan secara intensif untuk menghasilkan keputusan-keputusan yang menjadi landasan kepengurusan selanjutnya.
Pemilihan Ketua Dewan Ambalan (Pradana) menjadi puncak agenda Musyawarah Ambalan. Secara demokratis melalui sidang pleno dan sidang tim perumus yang beranggotakan sembilan orang, terpilih Kak Athfan Kamal Subekti sebagai Pradana Putra dan Nasywa Padika Padmarini sebagai Pradana Putri.
Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu membawa Pramuka MAN 2 Kulon Progo semakin progresif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Kepala MAN 2 Kulon Progo, Kak H. Riza Faozi, S.Ag., M.S.I. selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musyawarah Ambalan tahun 2026.
Ia menilai bahwa Musyawarah Ambalan merupakan sarana pembelajaran demokrasi dan kepemimpinan yang sangat penting bagi peserta didik.
“Melalui Musyawarah Ambalan ini, para Pramuka belajar bertanggung jawab, bermusyawarah, dan menghargai perbedaan pendapat. Ini adalah proses pendidikan karakter yang sejalan dengan nilai-nilai kepramukaan dan visi MAN 2 Kulon Progo,” ujarnya.
Pihaknya juga berharap, kepengurusan baru dapat menjalankan amanah dengan penuh dedikasi serta mampu menghadirkan program-program kepramukaan yang kreatif, inovatif, dan berdampak positif bagi penguatan karakter peserta didik.
“Madrasah akan terus memberikan dukungan dan pendampingan agar kegiatan kepramukaan menjadi wahana pembentukan generasi yang disiplin, mandiri, berjiwa kepemimpinan, serta berakhlak mulia,” pungkasnya.
