PramukaNewsPramukaNews
  • Home
  • Kwartir
    Kwartir
    Informasi terkini kabar dari Kwartir Gerakan Pramuka, baik Kwartir Nasional, Kwartir Daerah, Kwartir Cabang, dan Kwartir Ranting.
    Show More
    Top News
    Belum Setahun Bertugas, Ka Pusinfo Kwarnas Undur Diri Karena Kesibukan Kerja
    March 5, 2023
    Gugusdepan Pangkalan SDN 3 Cingebul Lestarikan Permainan Tradisional Banyumas Lewat Kegiatan Pramuka
    February 22, 2025
    Pesta Siaga Kwarda Jateng 2024 Regional I Digelar di Pantai Karangjahe, Ajang Mengenalkan Wisata Lokal
    May 25, 2024
    Latest News
    Matangkan Persiapan, Panitia dan Juri Lomba Gebyar Pra Siaga Kwarran Somagede Tahun 2026 Gelar Rapat Koordinasi
    June 12, 2026
    Kwarran Somagede Gelar Sosialisasi Musyawarah Gugus Depan Tahun 2026
    June 10, 2026
    Ketua Kwarran Somagede Lantik Ketua Gugus Depan se-Kwarran Somagede
    June 10, 2026
    Kak Jihan Nurlela Tegaskan Pramuka Jadi Penyeimbang di Era Digital
    June 5, 2026
  • Gugus Depan
    Gugus DepanShow More
    Kemah Bakti 2026 Gudep MTsN 2 Surakarta Digelar di Buper Wisata Agro Kampoeng Karet
    June 12, 2026
    Persiapan Verifikasi, Gudep MTsN 6 Tabalong Melaksanakan Pengujian dan Pengecekan Berkas Pramuka Garuda
    June 5, 2026
    Menuju Jamnas XII 2026: Ahmad Dafa Fhadillah, Pramuka Penggalang MTsN 6 Tabalong Ikuti Pengarahan Intensif
    May 19, 2026
    Sumbang Prestasi, Kontingen Matsanata Serahkan Trophy Juara 2 Senam Semaphore kepada Kamabigus MTsN 6 Tabalong
    May 14, 2026
    Pramuka MAN Manggarai Timur Gelar Penempuhan TKK Penegak Tingkat Purwa
    May 14, 2026
  • Saka-Sako
    Saka-SakoShow More
    Meracik Jamu, Anggota Saka POM Kota Bima Diajak Menjadi Pelopor Pelestarian Warisan Budaya Nusantara
    June 10, 2026
    21 Pramuka MAN 2 Kota Bima Resmi Bergabung dengan Saka POM, Siap Menjadi Agen Perubahan
    June 9, 2026
    Anggota Saka POM Bima Siap Ambil Bagian dalam Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu
    May 26, 2026
    Saka POM Kota Bima Gelar Sosialisasi Rekrutmen Angkatan ke-1 di MAN 2 Kota Bima
    May 9, 2026
    Perkuat Sinergi, Saka POM dan Kwarcab Bima Jalin Koordinasi Strategis Pembinaan Generasi Muda
    May 9, 2026
  • Materi
    MateriShow More
    30 Juli, Hari Ikrar Gerakan Pramuka: Latar Belakang, Isi dan Maknanya
    August 1, 2025
    Inilah Makna Tri Satya yang Menjadi Janji Seorang Pramuka
    June 4, 2024
    Aktif Membantu Pembina di Gugusdepan, Salah Satu Syarat Bisa Menjadi Pandega Garuda
    May 23, 2024
    Siapakah Andalan Pramuka?
    May 22, 2024
    Pergantian Pengurus Kwartir Menurut ART Gerakan Pramuka
    May 11, 2024
  • Opini
    OpiniShow More
    Dari Brownsea ke Indonesia: Perjalanan Semangat Kepanduan Mendunia
    May 2, 2026
    Relevansi Nilai Kepanduan dalam Tantangan Zaman Modern
    May 2, 2026
    Peran Sri Sultan Hamengku Buwono IX dalam Kepemimpinan Pramuka
    April 28, 2026
    Pramuka Harus Paham Politik, Menyelamatkan atau Membahayakan Organisasi?
    March 29, 2026
    Ongkos Ikut Jambore Dunia 2027 Sebesar Rp67 Juta per Orang : Investasi atau Ilusi?
    March 24, 2026
  • Event
    EventShow More
    Pendaftaran Gelombang 2 GIANITRA V 2026 Masih Dibuka
    June 12, 2026
    Catatkan Aksi ke Tingkat Dunia, MAN 2 Banda Aceh Bersiap Gelar Scouts for SDGs Workshop
    June 5, 2026
    13 Juni 2026 Gabung Scoutify Creative Class Yuk!
    June 5, 2026
    Siap Hadapi Era Digital, Cerita Pramuka Gelar “Scout Life-Skill Academy 2026” Skala Nasional
    June 5, 2026
    Wujudkan Pramuka Inklusif, Webinar SIGN-IN Ajak Anggota Muda Belajar Bahasa Isyarat
    June 5, 2026
Reading: Cerita Ace, Berawal dari Pramuka Kini Jadi Koordinator Tagana Jateng
Share
Notification Show More
PramukaNewsPramukaNews
  • Home
  • Kwartir
  • Gugus Depan
  • Saka-Sako
  • Materi
  • Opini
  • Event
  • Home
  • Kwartir
  • Gugus Depan
  • Saka-Sako
  • Materi
  • Opini
  • Event
Have an existing account? Sign In
© 2024 PramukaNews. All Rights Reserved.
KwarcabProfil

Cerita Ace, Berawal dari Pramuka Kini Jadi Koordinator Tagana Jateng

Kak Pram
Kak Pram May 13, 2024 632 Views
Share
Dok. Pribadi
SHARE

BANYUMAS — Heriana Ady Chandra. Nama tersebut tidak asing lagi di kalangan relawan bencana di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Sejak awal 2000-an, pria yang akrab disapa Ace ini aktif dalam kegiatan kebencanaan. Selain itu, ia juga aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.

Setelah sempat menjadi Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Banyumas, kini Ace yang berusia 41 tahun mengemban amanat sebagai Koordinator Tagana Jateng.

Perjalanan panjang Ace berawal dari Pramuka. Setelah lama berkecimpung di kegiatan kepanduan, pada tahun 2005 ia diminta untuk menjadi instruktur anggota baru Tagana Banyumas.

Dalam perjalanannya, tepatnya di tahun 2008, ia akhirnya resmi bergabung sebagai anggota tingkat muda Tagana Banyumas. Pada 2013 ia mendapat kenaikan tingkat menjadi anggota madya dan sejak 2019 berstatus anggota utama. Ace menjadi satu dari dua anggota Tagana tingkat utama di Jateng.

Berawal dari melihat evakuasi kecelakaan bus

Pria kelahiran 1983 ini menceritakan, ketertarikannya menjadi relawan bermula saat masih duduk di bangku SMA. Saat itu ia melihat sulitnya evakuasi korban kecelakaan bus yang terjun ke Sungai Serayu.

“Awalnya saya sempat dikabarkan menjadi korban dalam kecelakaan itu saat pulamg sekolah. Berhari-hari saya hanya bisa melihat proses evakuasi, tanpa bisa membantu. Dari situ saya mulai tertarik,” kata Ace saat ditemui, Sabtu (11/5/2024) Sejak saat itu, ia tergerak untuk menjadi relawan kebencanaan atau kemanusiaan.

Sejak di Pramuka hingga Tagana, ia telah bertugas di berbagai lokasi bencana. Sebut saja seperti tsunami Aceh, gempa Yogyakarta, erupsi Gunung Merapi, gempa Cianjur, kebakaran hutan Kalimantan, gempa Lombok dan lainnya.

Ace mendedikasikan hidupnya untuk kegiatan kemanusiaan. Bahkan saking banyaknya kegiatan, ia jarang pulang ke rumahnya di Rawalo, Kabupaten Banyumas. Ia selama ini lebih sering tidur di Posko Tagana atau Sekretariat Pramuka.

“Pernah suatu malam saya dan tim diminta untuk mengamankan sarang tawon di rumah warga. Waktu perjalanan pulang, ada kecelakaan dan diminta untuk mengevakuasi korban ke rumah sakit, korbannya meninggal,” tutur Ace.

Tak berhenti di situ, setelah ditangani di rumah sakit, ia diminta keluarga untuk sekalian mengantar korban ke rumah duka karena tak mampu membayar biaya mobil jenazah.

“Akhirnya kami baru bisa pulang larut malam. Padahal badan kami kotor semua, bau bensin juga karena habis mengamankan sarang tawon, pulangnya malah bawa jenazah,” kata Ace terkekeh mengingat peristiwa tersebut.

Ikhlas dalam bertugas

Ace mengaku, tidak mengharapkan imbalan saat membantu orang yang membutuhkan. Meskipun mendapat honor tak seberapa, ia ikhlas menjalankan tugasnya.

Ace mengatakan, anggota Tagana tidak menerima honor, tapi hanya tali asih dari Kementerian Sosial (Kemensos). Besarannya Rp 250.000 per bulan yang biasanya dirapel enam bulan sekali.

“Kalau dipikir-pikir tidak masuk akal (uang segitu untuk hidup). Jangankan untuk kesejahteraan, untuk kegiatan peningkatan kapasitas (anggota) juga kadang kesulitan,” kata Ace dengan senyum kecut.

Bahkan tidak jarang, ia harus mengeluarkan uang dari kantong pribadinya untuk dana talangan sebuah kegiatan, misal untuk operasional kegiatan SAR dan lainnya.

Namun ia meyakini, Tuhan membuka banyak pintu rejeki melalui jalan yang tidak disangka-sangka. Ace menyisihkan honor sebagai narasumber atau instruktur pelatihan untuk kehidupan sehari-hari.

“Ada saja jalan, rejeki selalu ada tanpa disangka-sangka. Saya sering jadi narasumber (pelatihan kebencanaan), instruktur, kkadang malah uangnya dipakai untuk nomboki kegiatan dulu,” ungkap Ace.

Ace juga meyakini prinsip tabur tuai. Siapa yang menabur kebaikan, maka akan memanen kebaikan pula.

“Rata-rata yang dibantu itu kan orang lagi kesusahan, maka semaksimal mungkin saya akan bantu orang itu, paling tidak bisa meringankan beban. Suatu saat pasti ada gantinya, kita akan memanen apa yang ditanam,” ucap Ace.

Harus berhenti sementara waktu…

Namun di tengah pengabdiannya ini, Ace terpaksa harus berhenti sementara waktu. Sebulan lalu, tepatnya seusai lebaran, ia divonis dokter menderita ginjal kronis.

Akibatnya, pria bertubuh gempal ini harus menjalani cuci darah dua minggu sekali di RST Wijayakusuma. Sebelum divonis ginjal kronis, Ace masih melakukan aktivitas seperti biasa.

Ia sempat bertugas saat banjir di Demak selama kurang lebih sepekan. Sepulang dari Demak, ia melanjutkan tugas bergabung dengan tim di Posko Induk Mudik Lebaran.

“Saya lebaran masih sempat pulang, keliling silaturahmi. Kemudian kembali ke posko, tiba-tiba badan saya lemas, sadar-sadar sudah di rumah sakit,” kata pria yang pernah mendapat juara harapan 2 Tagana teladan tingkat nasional ini.

Yang membuatnya kaget, saat itu dokter langsung menyuruh dia untuk melakukan cuci darah. Pasalnya, dari hasil tes laboratorium kandungan kreatinin dalam tubuhnya sangat tinggi.

Dia awalnya sempat ragu, bahkan menolak untuk melakukan cuci darah. Namun setelah diberi pemahaman, ia akhirnya bersedia menjalani cuci darah. Setiap hari Rabu dan Sabtu, ia diantar ambulans desa ke rumah sakit.

“Dulu saya pernah ngopeni orang antara jemput cuci darah, sekarang saya yang harus menjalani cuci darah,” ujar Ace.

Meski dalam kondisi demikian, Ace bertekat ke depan akan tetap melakukan kegiatan kemanusiaan. Saat ini ia sedang fokus menjalani pengobatan.

“Sekarang saya harus disiplin mengikuti perintah dokter. Kondisi ini tidak mengurangi semangat saya untuk terus berkiprah,” tegas Ace.

Namun Ace sadar setelah kondisinya membaik nanti, tidak bisa lagi melakukan aktivitas fisik yang berat. Ia butuh adaptasi dengan kondisinya.

Ketika sudah bisa menyesuaikan, saya akan kembali beraktivitas, tapi yang ringan, misal memberikan materi pelatihan, kegiatan yang menguras fisik dikurangi,” ucapnya.

Ace mengaku, kondisinya ini diakibatkan pola hidup yang tidak sehat ditambah aktivitas berat. Untuk itu, ia meminta rekan-rekannya untuk selalu menjaga kesehatan.

“Semoga dengan kejadian saya ini menjadi contoh bagi teman-teman, tetap menjalankan pola hidup sehat,” pesan Ace menutup obrolan.

Kirim informasi seputar aktivitas, kegiatan, agenda, pengumuman, dari gugusdepan, kwartir, saka, maupun sako, termasuk materi atau opini melalui tautan -->

Info Terkait

Satuan Pendidikan dan Organisasi Pendukung Kwartir serta Satuan Bakti DKC Kota Yogyakarta Resmi Dilantik
Bimtek Pramuka Garuda 2026: Bangun Sinergi Gugus Depan hingga Kwartir Daerah
Kwarcab Gunungkidul Gelar Pesta Siaga 2026 : Cetak Pramuka Ceria, Bersahabat, dan Berprestasi

Kata Kunci:banyumasbencanajatengpramukapramukanewsrelawantagana
Sumber :Kompas.com

Previous Article Gandeng Rumah Milenials, DKC Jakarta Pusat Gelar MTalks : Jawab Keresahan Anak Muda dalam Mencari Kerja
Next Article Video Liputan Festival Pramuka Berprestasi Kota Pekalongan Tahun 2024
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × 2 =

Popular in Month

Pramuka MAN Manggarai Timur Gelar Penempuhan TKK Penegak Tingkat Purwa
Gugus Depan 619 Views
Siap Hadapi Era Digital, Cerita Pramuka Gelar “Scout Life-Skill Academy 2026” Skala Nasional
Event 276 Views
Sumbang Prestasi, Kontingen Matsanata Serahkan Trophy Juara 2 Senam Semaphore kepada Kamabigus MTsN 6 Tabalong
Gugus Depan 272 Views

Latest News

Pendaftaran Gelombang 2 GIANITRA V 2026 Masih Dibuka
June 12, 2026 Event 26 Views
Kemah Bakti 2026 Gudep MTsN 2 Surakarta Digelar di Buper Wisata Agro Kampoeng Karet
June 12, 2026 Gugus Depan 82 Views
Matangkan Persiapan, Panitia dan Juri Lomba Gebyar Pra Siaga Kwarran Somagede Tahun 2026 Gelar Rapat Koordinasi
June 12, 2026 Kwarran 18 Views

Event

Catatkan Aksi ke Tingkat Dunia, MAN 2 Banda Aceh Bersiap Gelar Scouts for SDGs Workshop
June 5, 2026 72 Views
13 Juni 2026 Gabung Scoutify Creative Class Yuk!
June 5, 2026 71 Views
Wujudkan Pramuka Inklusif, Webinar SIGN-IN Ajak Anggota Muda Belajar Bahasa Isyarat
June 5, 2026 123 Views
- Advertisement -
PramukaNewsPramukaNews
© 2026 PramukaNews. Beritanya Pramuka!
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?