PRAMUKANEWS.ID – Kesadaran akan pentingnya keamanan pangan diharapkan semakin menjadi perhatian di kalangan pelajar. Salah satu upaya nyata dilakukan oleh Satuan Karya Pramuka Pengawasan Obat dan Makanan (Saka POM) Tulang Bawang dan Balai Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) Tulang Bawang dengan mengadakan kegiatan edukasi tentang keamanan pangan bagi para siswa di SMPN 1 Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Selasa (25/2/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya memilih dan mengonsumsi makanan yang aman dan bergizi. Melalui penyampaian materi dan pembagian produk informasi keamanan pangan, siswa diajak untuk lebih peduli terhadap kesehatan mereka. Narasumber edukasi yaitu Kak Erwin Hidayat selaku Ketua Pinsaka POM Tulang Bawang, dibantu oleh anggota Saka POM Tulang Bawang, Kak Perdiansyah.
Ketua Mabisaka POM Tulang Bawang, Kak Adjis Sandjaya menjelaskan bahwa keamanan pangan merupakan hal mendasar yang harus dipahami oleh generasi muda. “Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa dapat lebih kritis dalam memilih makanan serta memahami bahaya makanan yang terkontaminasi cemaran fisik, cemaran kimia serta cemaran biologis,” ujarnya.
Selain itu, para siswa juga mendapatkan edukasi bagaimana cara membaca label kemasan makanan, mengenali ciri-ciri makanan yang sudah tidak layak konsumsi, serta memahami cara penyimpanan bahan makanan yang benar.
Dengan adanya edukasi ini, diharapkan mereka dapat menerapkan kebiasaan makan makanan yang aman dan bergizi dalam kehidupan sehari-hari dan menyebarkan informasi ini kepada keluarga serta lingkungan sekitar.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari para siswa. Salah satu siswa, Rahma mengungkapkan bahwa ia kini lebih memahami pentingnya menjaga kebersihan saat mengolah dan mengonsumsi makanan.
“Saya jadi tahu bahwa mencuci tangan sebelum makan dan memasak itu sangat penting untuk mencegah penyakit,” katanya.
Saka POM Tulang Bawang membuktikan bahwa edukasi tentang keamanan pangan dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan bermanfaat. Dengan meningkatnya kesadaran ini, diharapkan generasi muda lebih peduli terhadap kesehatan dan keamanan pangan di masa mendatang.
