PRAMUKANEWS – Satuan Karya Pramuka Pengawasan Obat dan Makanan (Saka POM) Bima terus bergerak aktif memperluas jangkauan keanggotaannya.
Sebagai langkah nyata dalam mencetak kader pengawas muda yang kompeten, Saka POM Bima melaksanakan sosialisasi rekrutmen calon anggota angkatan ke-2 bagi anggota Pramuka Penegak di SMAN 1 Woha pada hari Kamis, 29 April 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk memperkuat peran pemuda dalam mengawal keamanan produk obat dan makanan di tengah masyarakat Bima.
Sosialisasi ini dihadiri langsung oleh Ketua Majelis Pembimbing Saka (Mabisaka) POM Bima, Kak Adjis Sandjaya, didampingi oleh jajaran instruktur berpengalaman dari Balai POM di Bima.
Dalam arahannya, Kak Adjis Sandjaya menekankan pentingnya peran Pramuka Penegak sebagai agen perubahan (agent of change).
Kak Adjis menjelaskan bahwa bergabung dengan Saka POM bukan sekadar menambah atribut seragam, melainkan sebuah tanggung jawab moral untuk melindungi keluarga dan lingkungan dari bahaya obat serta makanan yang tidak memenuhi syarat.
“Melalui rekrutmen angkatan ke-2 ini, kita ingin membangun sinergi yang lebih kuat dengan pangkalan-pangkalan Gugus Depan. Pramuka harus menjadi garda terdepan dalam menyebarkan informasi mengenai Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, Kedaluwarsa) kepada masyarakat,” ujar Kak Adjis di hadapan para peserta.
Para instruktur dari Balai POM di Bima memberikan pemaparan komprehensif mengenai tiga krida utama yang akan dipelajari oleh calon anggota, yaitu Krida Pemantauan Obat dan Makanan, Krida Pengujian Sederhana Obat dan Makanan, dan Krida Informasi Obat dan Makanan.
Hal ini bertujuan agar para siswa SMAN 1 Woha mendapatkan gambaran nyata mengenai keterampilan teknis yang akan mereka peroleh, seperti cara mendeteksi bahan berbahaya pada makanan menggunakan metode uji cepat.
Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan adanya sesi tanya jawab yang disambut antusias oleh anggota Pramuka Penegak SMAN 1 Woha. Banyak siswa yang tertarik mengetahui lebih dalam mengenai program “Saka POM Beraksi” yang menjadi jargon edukasi organisasi.
Melalui rekrutmen ini, Saka POM Bima berharap dapat menjaring bibit-bibit unggul yang memiliki dedikasi tinggi terhadap kesehatan masyarakat.
Sinergi antara dunia pendidikan dan instansi pengawas seperti Balai POM di Bima diharapkan mampu menciptakan ekosistem pengawasan yang tangguh di wilayah Kabupaten Bima.
