PRAMUKANEWS.ID — Anggota Saka Dirgantara kembali melaksanakan latihan di Base Ops Rescue Lanud Adisutjipto, Sabtu, 21 Februari 2026. Kegiatan ini berfokus pada pelatihan penanganan kebakaran rumah tangga, khususnya kebakaran kompor serta kebocoran gas LPG.
Kegiatan diawali dengan pemberian materi oleh tim Rescue mengenai penyebab umum terjadinya kebakaran kompor dan kebocoran gas. Peserta diberikan pemahaman tentang tanda-tanda kebocoran gas, seperti bau menyengat dan suara desis pada regulator atau selang.
Selain itu, dijelaskan pula langkah-langkah awal yang harus dilakukan, seperti tidak menyalakan api atau listrik, segera mematikan regulator, membuka ventilasi, dan menjauhkan sumber percikan.
Materi kemudian dilanjutkan dengan simulasi penanganan kebakaran kompor. Instruktur menjelaskan teknik dasar memadamkan api, seperti menutup sumber api menggunakan kain basah atau alat yang aman, serta penggunaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) dengan metode yang tepat.
Puncak kegiatan adalah praktik langsung pemadaman api. Anggota Saka Dirgantara secara bergantian mencoba memadamkan api yang telah disiapkan dalam simulasi terkontrol oleh tim Rescue.
Dengan penuh semangat dan tetap mengutamakan keselamatan, para peserta mempraktikkan cara memegang dan mengarahkan APAR, menjaga jarak aman, serta memastikan api benar-benar padam.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh anggota Saka Dirgantara memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menghadapi situasi darurat kebakaran, sehingga mampu bertindak cepat, tepat, dan tidak panik apabila menghadapi kejadian serupa di lingkungan sekitar.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Pembinaan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Saka Dirgantara dalam membentuk generasi muda yang sigap, tanggap, dan siap menghadapi kondisi darurat.
