PRAMUKANEWS.ID — Menanggapi maraknya isu perundungan (bullying) yang sering kali disalahartikan sebagai sekadar candaan, komunitas Kepramukaan mengambil langkah tegas.
Dalam rangka memperingati Hari Baden-Powell, sebuah webinar nasional bertajuk “Creating a Safe World: Peran Pramuka Dalam Menciptakan Lingkungan yang Aman dan Nyaman” akan digelar pada 1 Maret 2026 mendatang.
Kegiatan ini bertujuan untuk menegaskan kembali bahwa perlindungan anggota adalah prioritas utama dalam dunia kepramukaan.
Melalui webinar gratis ini, para anggota Pramuka dan masyarakat umum diajak untuk memahami peran strategis mereka dalam mendeteksi serta mencegah tindakan perundungan di lingkungan sekitar.
Acara ini akan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang pengembangan karakter, Kak Nadia Agnes Rasheesa, Andalan Cabang Urusan Humas Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Yogyakarta.
Kak Agnes akan membedah strategi konkret bagi Pramuka untuk menjadi pelopor lingkungan yang sehat, inklusif, dan saling mendukung.
Pendaftaran telah resmi dibuka mulai 23 hingga 28 Februari 2026. Calon peserta dapat mendaftarkan diri melalui tautan resmi: bit.ly/daftarwebinarcerpram.
“Bullying bukan sekadar candaan. Pramuka harus hadir sebagai garda terdepan dalam menciptakan ruang aman bagi siapa saja,” tulis panitia dalam keterangan resminya.
Panitia mengajak seluruh pramuka untuk menunjukkan aksi nyata, karena menjadi Pramuka bukan hanya soal keterampilan teknis, tapi juga tentang kepedulian dan perlindungan terhadap sesama. **
