PRAMUKANEWS.ID — 2 anggota pramuka utusan gugus depan MTsN 6 Tabalong mengikuti Lomba cerdas cermat penggalang tingkat nasional yang diadakan oleh Cerita Pramuka dalam rangka memperingati Hari Baden-Powell ke-169 tahun 2026.
Dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu, 22 Februari 2026 tersebut Muhammad Waaffy dan Muhammad Jailani bersaing dengan ratusan pramuka penggalang lainnya dari seluruh Indonesia.
Lomba cerdas cermat menggunakan aplikasi wayground online tersebut dibagi dalam 3 babak. Babak pertama yaitu babak penyisihan dengan soal 40 pilihan ganda mencari 30 besar yang lolos ke babak kedua dengan soal 20 pilihan ganda mencari 10 besar yang lolos ke babak ketiga penentuan pemenang lomba.
Di antara 2 delegasi MTsN 2 Tabalong, Waaffy yang hanya lolos ke babak kedua dan masuk 30 besar peserta se-Indonesia, namun di babak kedua, peserta lain lebih unggul. Sementara Muhammad Jailani harus tersingkir di babak pertama bersama 130 an peserta lainnya.
Dalam keterangannya Waaffy menyampaikan bahwa dari lomba tersebut ia mendapat banyak ilmu dan pengalaman. Dukungan pembina yang sangat sportif membimbingnya selama perlombaan ini.
Kak Fauzan, pembina pramuka yang mendampingi mengaku sangat bangga melihat semangat dan dedikasi Waffy dan Jailanii serta diperlombaan nasional ini.
“Menang ataupun kalah itu hal biasa yang pasti berani tampil dan bergerak untuk berkembang yang lebih mantap dan berkarakter,” ujarnya.
Walaupun kedua deleasi MTsN 2 Tabalong belum bisa lanjut ke babak ketiga, mereka bisa meraih sertifikat keikutsertaan yang tentunya bisa menjadi kenangan dan pembelajaran.
